GAJAH TUNGGAL siapkan belanja modal US$50 juta

JAKARTA: PT Gajah Tunggal Tbk menyiapkan belanja modal US$50 juta pada tahun ini yang diambil dari kas internal perseroan."Belanja modal tahun ini dialokasikan untuk perawatan US$30 juta dan untuk debottle-necking US$20 juta," ujar Direktur
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 April 2012  |  21:56 WIB

JAKARTA: PT Gajah Tunggal Tbk menyiapkan belanja modal US$50 juta pada tahun ini yang diambil dari kas internal perseroan."Belanja modal tahun ini dialokasikan untuk perawatan US$30 juta dan untuk debottle-necking US$20 juta," ujar Direktur Gajah Tunggal Catharina Widjaja kepada Bisnis, malam ini, 30 April 2012.Dia memaparkan pendapatan bersih perusahaan masih terkena dampak dari translasi laba/rugi kurs tukar dari denominasi obligasi dolar AS perusahaan."Laba bersih pada kuartal I/2012 adalah Rp254 miliar atau setara dengan  Rp73 per saham. Perolehan  laba bersih ini turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp332 miliar karena  translasi forex loss akibat obligasi Gajah Tunggal dalam denominasi dolar AS."Penjualan bersih Gajah Tunggal pada kuartal I/2012 naik 8,6% menjadi Rp 3,14 triliun dibandingkan dengan Rp2,89 triliun pada periode yang sama tahun lalu.                          Dia mengungkapkan sejumlah pasar ekspor untuk ban radial dan pasar domestik ban sepeda motor melemah pada kuartal 1. Tren yang kuat terlihat pada pasar pengganti domestik. volume penjualan ban radial naik 28% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu."Margin usaha meningkat baik  dengan margin kotor naik menjadi 17.7% dibanding dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 14,8%."                                                 Menurutnya, kenaikan margin Ini banyak di kontribusi oleh stabilnya harga bahan baku pada kuartal 1, 2012 padahal harga jual produk perseroan sudah mengacu  kenaikan harga bahan baku pada 2011.Dampaknya, lanjut dia, laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (earning before interest, taxes, depreciation, and amortization/ebitda) meningkat 30% menjadi US$55 juta dibandingkan dengan raihan pada periode yang sama tahun lalu. (tw)    

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : M. Munir Haikal

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top