ASURANSI SYARIAH: Premi industri tumbuh 10 kali lipat

BOGOR: Bisnis industri asuransi syariah di dalam negeri tumbuh 10 kali lipat dalam enam tahun terakhir sejak 2006.Kepala Bagian Perasuransian Syariah Biro Perasuransian Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Yatty Nurhayati mengatakan
Aurelia Nelly | 29 April 2012 14:03 WIB

BOGOR: Bisnis industri asuransi syariah di dalam negeri tumbuh 10 kali lipat dalam enam tahun terakhir sejak 2006.Kepala Bagian Perasuransian Syariah Biro Perasuransian Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Yatty Nurhayati mengatakan kontribusi bruto (premi bruto) yang dibukukan oleh industri asuransi syariah di Indonesia mencapai Rp4,97 triliun pada 2011, tumbuh 10 kali lipat dibandingkan pada 2006 sebesar Rp499 miliar.Secara year on year, kontribusi bruto industri asuransi syariah tersebut tumbuh 34,9% dibandingkan kontribusi bruto pada tahun sebelumnya sebesar Rp3,69 triliun.Perolehan kontribusi bruto tersebut, lanjutnya, mencapai 3,8% dibandingkan keseluruhan premi bruto yang dihimpun oleh industri asuransi pada tahun lalu, tumbuh dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 3,43%."Industri asuransi syariah telah tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kemungkinan perkembangan ke depan masih besar," ujarnya, akhir pekan lalu.Dari sisi aset, market share industri asuransi syariah mencapai 3,21% terhadap keseluruhan aset industri asuransi dengan total aset mencapai Rp9,2 triliun.Total aset industri asuransi syariah tersebut tumbuh 31,94% dibandingkan total aset pada 2010 sebesar Rp6,97 triliun dan telah berlipat 10 kali lipat dibandingkan total aset pada 2006 sebesar Rp950 miliar.(faa)

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top