TRAGEDI HARLEY DAVIDSON: HD hajar motor, kabur dan korban tewas

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 April 2012  |  22:54 WIB

 

KULONPROGO: Rombongan peserta Akbar Jogja Bike Rendezvous (JBR) pada 28-29 April di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, mengalami kecelakaan di Jalan Wates-Purworejo, Kulonprogo. Kecelakaan tersebut terjadi dua hari berturut-turut, yakni pada Kamis (26/4) dan Jum'at (27/4).

 

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang warga Kulonprogo tewas, dua lainnya mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Saat ini seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan (tiga unit Motor Harley Davidson dan dua unit sepeda motor milik korban) diamankan di Mapolres Kulonprogo.

 

Kecelakaan pertama, terjadi pada Kamis (26/4) wilayah Sogan, Kecamatan Wates, melibatkan dua Motor Harley Davidson (HD) dan sepeda motor Mio warna Hitam (AB 2637 QC). Berawal saat Petrus membonceng Parlan untuk melayat keluarga di wilayah Sogan, Wates, sekitar pukul 13.30 WIB .

 

Mereka mengendarai Yamaha Mio dari arah Timur (Wates) menuju Barat (Purworejo). Sesampainya di dekat lokasi kejadian, Petrus hendak berbelok ke kanan. Naas, dari arah berlawanan, muncul tiga konvoi sepeda motor HD dengan kecepatan tinggi menuju arah Yogyakarta.

 

Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Mahesa, 22, mengatakan saat itu muncul tiga Motor HD masing-masing berwarna putih, merah dan hitam. Motor HD warna putih (Nopol belum diketahui), mampu melewati korban. Namun, HD Merah (Nopol B 3000 DZ) yang dikendarai HH, 44 warga Bandung Jawa Barat, menyerempet bagian depan sepeda motor korban.

 

“Disenggol motor HD warna Merah, kedua korban pun terjatuh. Tapi, motor HD Merah itu langsung kabur. Belum sempat berdiri, datang Motor HD warna Hitam dan langsung melibas kedua korban dengan motornya. Keduanya pun langsung terpental,” jelas Mahesa saat ditemui di kediamannya, Sabtu (28/4).

 

Motor HD warna hitam yang menabrak korban (B 6060 SES) dikendarai oleh DD, 45. Menurut saksi, ketiga motor tersebut melaju dengan kecepatan cukup tinggi sehingga korban sempat terlempar beberapa meter ke belakang akibat tabrakan itu.

 

Parlan tewas di tempat, sedangkan Petrus saat ini dirawat di RS Bethesda, Yogyakarta. “Kejadiannya begitu cepat. Tidak ada suara klakson atau bekas rem. Usai menabrak bagian depan motor korban HD Merah bablas (melarikan diri),” terang dia.

 

Kecelakaan kedua melibatkan Motor HD (B 3845 KAN) dan Honda Supra Fit (AB 3109 BL) pada Jumat (27/4) sore, di Dusun Sidatan, Demen, Kecamatan Temon. Akibatnya, Ervina Mulatsih, 28, warga Kliripan, Hargorejo, Kecamatan Kokap, mengalami patah tulang pada kaki kanan dan Hematun pada kepala kanannya. Korban Ervina luka parah setelah ditabrak HD yang dikendarai oleh AS.

 

Saat itu, Ervina yang melaju dari arah Purworejo menuju Wates hendak belok kanan. Korban sudah menghidupkan lampu sein tanda belok ke kanan, namun dari arah belakang muncul HD yang melaju dengan kecepatan tinggi. Karena tidak memperhatikan ada kendaraan yang hendak belok ke kanan, motor HD yang dikendarai oleh AS langsung menabrak korban dari belakang. Korban Ervina langsung terjatuh bersama sepeda motornya dan mengalami luka patah kaki.

 

Di tempat terpisah, Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Kulonprogo, Ipda Didik Purwanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan yang melibatkan pengendara sejumlah Motor HD tersebut.

 

Saat ini seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan di Mapolres. “Kita masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” katanya, Sabtu (28/4). (msb)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Hamid Razak/Harian Jogja/JIBI

Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top