PEMILU DKI: Sudah Mengundang, UI Pertanyakan Itikad Baik Foke

JAKARTA: Himpunan Mahasiswa dan Alumni Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia (HIMAPASCA UI) menyesalkan pernyataan Fauzi Bowo yang menyatakan tidak diundang dalam Debat kandidat Calon Gubernur DKI di UI Jum'at 27 April 2012.
Puput Jumantirawan
Puput Jumantirawan - Bisnis.com 28 April 2012  |  14:32 WIB

JAKARTA: Himpunan Mahasiswa dan Alumni Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia (HIMAPASCA UI) menyesalkan pernyataan Fauzi Bowo yang menyatakan tidak diundang dalam Debat kandidat Calon Gubernur DKI di UI Jum'at 27 April 2012.

 

Menurut Ketua Umum HIMAPASCA UI Agung Suprio, undangan sudah diberikan kepada Tim Sukses Foke beberapa hari sebelum penyelenggaraan acara.

 

"Undangan sudah kami berikan kepada Tim Sukses Foke-Nara dan kami punya buktinya. Ini antara Foke yang bohong atau memang beliau tidak berani hadir karena takut dikritik," tegasAgung di Sekretariat HIMAPASCA UI di Salemba, Sabtu 28 April.

Kekecewaan ini, kata Agung, merupakan representasi dari audiens debat di UI kemarin dan masyarakat yang menyaksikan dari televisi.

 

"Kami justru mempertanyakan itikad baik Foke untuk berani menyampaikan program-programnya dan dibandingkan dengan calon lain. Kalau memang takut dikritik, jangan pakai alasan yang tidak logis," tegasnya.Selain itu, Agung juga menyesalkan alasan dari Tim Sukses Foke-Nachrowi yang menyatakan bahwa surat yg diterima baru 2 hari sebelum acara sehingga Foke tidak punya waktu. Beberapa kandidat lain, lanjutnya, juga mendapat undangan yang tergesa tetapi mereka responsifdan tidak menunjukkan sikap terlalu formal dan birokratis.

 

"Dengan Foke hadir dalam debat kandidat selama 2 jam, roda pemerintahan di Jakarta juga tidak lantas berhenti," kata Agung.Ia menambahkan, dari beberapa kandidat yang hadir kemarin, bahkan ada yang bersedia membatalkan agenda bertemu dengan tokoh penting Jakarta yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

 

"Mereka bersedia hadir karena menyadari urgensi acara sebagai sarana pertanggungjawaban kepada publik dari visi-misi yang sudah disosialisasikan. Jadi, jangan berdalih waktunya yang mepet," jelas Agung.HIMAPASCA UI selaku penyelenggara menyadari, acara ini mungkin tidak lebih penting daripada pertemuan dengan salah satu tokoh yang dapat menyedot massa pemilih.

 

Tapi, publik punya hak untuk mengetahui program yang ditawarkan para kandidat, sehingga masyarakat tidak salah memilih.

 

"Tegasnya, kami mengundang semua Calon Gubernur. Kenyataannya, ada Calon Gubernur yang tidak berani hadir," tutup Agung. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top