KISRUH TURKI: 6 Militan Kurdi tewas usai bentrokan

DIYARBAKIR: Enam militan Kurdi tewas dalam bentrokan dengan militer di Turki timur, Kamis, kata kantor gubernur di daerah itu.Dua prajurit Turki juga dilaporkan tewas dalam pertempuran Rabu dengan militan-militan Partai Buruh Kurdistan (PKK) di Distrik
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 April 2012  |  03:19 WIB

DIYARBAKIR: Enam militan Kurdi tewas dalam bentrokan dengan militer di Turki timur, Kamis, kata kantor gubernur di daerah itu.Dua prajurit Turki juga dilaporkan tewas dalam pertempuran Rabu dengan militan-militan Partai Buruh Kurdistan (PKK) di Distrik Genc, provinsi Bingol, Turki timur, kata kelompok Kurdi itu di situs berita PKK.Kantor gubernur Bingol mengatakan dalam sebuah pernyataan, satu militan ditangkap selama bentrokan tersebut.Selasa, tiga prajurit Turki dan tiga gerilyawan PKK tewas dalam bentrokan. Kedatangan musim semi ringan biasanya mendorong peningkatan konflik di kawasan itu.Perundingan antara Turki dan PKK untuk mengakhiri kekerasan menemui jalan buntu dan tahun lalu pertempuran berkobar lagi. Puluhan militan, prajurit dan warga sipil tewas.Ratusan orang juga ditangkap atas tuduhan diam-diam mendukung PKK.Bulan ini, militan PKK membunuh dua prajurit dan mencederai tiga orang di sepanjang perbatasan Irak. Pada Maret, pasukan keamanan Turki membunuh 15 gerilyawati Kurdi di provinsi Bitlis, Turki tenggara, sementara pemberontak membunuh lima personel pasukan khusus kepolisian di provinsi Sirnak.Pasukan Turki menggencarkan operasi terhadap gerilyawan PKK pada tahun lalu setelah serangan gerilya kelompok itu meningkat.Pada Desember, sekitar 3.000 prajurit yang didukung oleh pesawat dan helikopter serang melancarkan operasi setelah mengidentifikasi kelompok sekitar 30 gerilyawan PKK di Gunung Goresi di perbatasan provinsi-provinsi Elazig dan Diyarbakir di Turki tenggara.Belasan militan tewas dalam bentrokan-bentrokan yang terjadi, kata sejumlah pejabat Turki. (Antara/Reuters/arh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top