SAMSUNG ELECTRONIC: Raihan laba capai rekor tertinggi

SEOUL: Samsung Electronics Co, perusahaan elektronik konsumer terbesar di dunia melaporkan laba rekor tertinggi lantaran kuatnya penjualan ponsel pintar yang menutupi penurunan laba semikonduktor dan TV.Laba bersih sebesar 5,05 triliun won setara dengan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 April 2012  |  11:29 WIB

SEOUL: Samsung Electronics Co, perusahaan elektronik konsumer terbesar di dunia melaporkan laba rekor tertinggi lantaran kuatnya penjualan ponsel pintar yang menutupi penurunan laba semikonduktor dan TV.Laba bersih sebesar 5,05 triliun won setara dengan US$4,46 miliar pada kuartal yang berakhir 31 Maret tahun fiskal. Hampir dua kali lilpat lebih tinggi dibandingkan laba tahun sebelumnya yang hanya 2,78 triliun won.Laba usaha kuartal Samsung juga tercatat memecahkan rekor tinggi, yakni 5,85 triliun won, sejalan prediksi perusahaan awal bulan ini. Nilai tersebut dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Adapun, penjualan naik 22% dari tahun sebelumnya menjadi 45,3 triliun won.Samsung, produsen handset terbesar kedua setelah Nokia Corp, percaya bisnis komunikasi mobilenya yang membuat ponsel pintar seri Galaxy mendorong ledakan itu.Samsung menyatakan lebih dari 70% pendapatan usaha perusahaan berasal dari bisnis mobile, yakni 4,27 triliun won pada kuartal I. Samsung nyaris mengalahkan Apple dalam pengiriman ponsel pintar pada tahun lalu.Para analis memperkirakan penjualan ponsel pintar Samsung periode Januari-Maret melampaui penjualan iPhone dengan margin besar. Perusahaan berharap memperoleh keuntungan dalam beberapa bulan mendatang."Kami berhati-hati memprediksi momentum penghasilan karena daya saing dalam bisnis utama kami meningkat," kata Robert Yi, kepala hubungan investor Samsung, Jumat 27 April 2012.Februari lalu, Presiden bisnis mobile Samsung Shin Jong-kyun, berucap mempertimbangkan penjualan 380 juta handset tahun ini, termasuk 200 juta ponsel pintar.

 

Pada 2011, perusahaan mengapalkan 330 juta handset, termasuk 97 juta ponsel pintar.  (AP/c02/ra)

 

>BACA JUGA-Pembatasan BBM subsidi  mulai Mei

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top