BATIK TULIS JEMBER dikembangkan dengan motif daun tembakau

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 April 2012  |  11:12 WIB

 

SURABAYA: Usaha kecil batik tulis khas Jember, Jawa Timur, berpotensi dikembangkan melalui perluasan pasar ke berbagai kabupaten dengan mengutamakan motif daun tembakau dan penganekaragaman warna.
 
Peningkatan penggunaan batik antara lain di kalangan pegawai negeri sipil (PNS) maupun karyawan swasta juga memperbesar peluang pasar komoditas tersebut. 
 
“Kegiatan memproduksi batik tulis telah berkembang di daerah kami sejak 1935, dimana produk batik dulu didominasi warna hitam dan coklat dan fungsinya untuk kain jarit. Kini banyak perkembangan motif,” ujar Maskuri, pimpinan Usaha Batik Tulis Pakem Sari asal Desa Sumber Pakem, Jember, hari ini, Jumat 27 April 2012.
 
Dia mengaku terus menciptakan motif-motif baru batik tulis, untuk meningkatkan daya tarik terhadap pembeli, terutama motif daun/tanaman tembakau yang merupakan potensi agribisnis di Jember. Warnanya pun aneka ragam seperti biru, hijau, ungu, merah dan lainnya lagi.
 
Pengadaan bahan baku batik tulis mencakup kain (katun, primisima, sutera, prima), malam/lilin dan zat pewarna didatangkan dari Solo, Jawa Tengah.
 
“Volume produksi kami minimal 20 potong/lembar per hari dengan melibatkan 20 tenaga kerja, tetapi kalau banyak order bisa bertambah menjadi 100 orang. Banyak wanita remaja yang bisa membatik dan kami memberikan upah seminggu sekali,” tutur Maskuri.
 
Pemasaran batik tulis Jember menjangkau Surabaya, Malang, Jakarta, selain wilayah Kab. Jember dan sekitarnya. Harga jualnya berkisar Rp100.000–Rp300.000 per lembar dengan ukuran 2 meter.
 
Informasi yang diperoleh Bisnis di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kab. Jember menyebutkan Desa Sumber Pakem merupakan sentra batik tulis yang telah berkembang sejak puluhan tahun lalu. Saat ini terdapat tiga pengusaha batik di kawasan itu yang volume produksinya tergolong tinggi antara lain Maskuri.
 
Instansi tersebut sering memfasilitasi para produsen batik dengan mengikutsertakan dalam pameran. Selain itu, dipromosikan lewat Internet. (spr/ Foto: batikjember.com)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Adam A. Chevny

Editor : Kahfi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top