KABAR JABAR: Harga minyak goreng terus naik

BANDUNG: Sejumlah peristiwa ekonomi bisnis menghiasi halaman surat kabar yang terbit di Bandung hari ini, Rabu 25 April 2012. Berikut ringkasannya:
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 April 2012  |  07:31 WIB

BANDUNG: Sejumlah peristiwa ekonomi bisnis menghiasi halaman surat kabar yang terbit di Bandung hari ini, Rabu 25 April 2012. Berikut ringkasannya:

 

Harga minyak goreng

Harga minyak goreng atau minyak sayur di Ciamis terus naik selama sebulan terakhir. Pada akhir Maret lalu harga minyak masih Rp9.000 per kg, kemudian pada pertengahan April sudah menembus Rp10.800 dan pada Selasa harga eceran di Pasar Manis, Ciamis, sudah menembus Rp12.000 per kg.

 

Kenaikan harga minyak goreng ini membuat penjual gorengan serta ibu rumah tangga kelimpungan. Pengelola rumah makan, kantin, pabrik kerupuk, makaroni goreng, perajin sale, dan abon pun ikut terguncang. (Tribun Jabar)

 

Produk ilegal

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar mengkhawatirkan produk impor ilegal yang diperkirakan beredar luas di Jabar.

 

Kepala Disperindag Jabar Ferry Sofwan Arief mengakui, ada sebagian produk olahan makanan dan pakaian yang tidak memiliki label makanan luar (ML), halal, dan terjemahan bahasa Indonesia. Dia khawatir, produk tersebut adalah produk ilegal. “Pasti, kami mengkhawatirkan peredaran produk tersebut.

 

Apakah itu barang legal atau ilegal.Kalau produk ilegal,mestinya ada izin BP POM dan label lainnya,” jelasnya. (Sindo)

 

Penyelamatan ekonomi

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan agar kebijakan penyelamatan ekonomi di dalam negeri diberlakukan Mei kendati masih terperangkap kesiapan infrastruktur untuk menjalankan kebijakan BBM.

 

Penegasan Kepala Negara ini disampaikan sebagai langkah yang ditempuh setelah rencana untuk  menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi pada 1 April oleh DPR.

 

Kepala Negara mengatakan kebijakan tersebut ditempuh mengingat selama tahun ini, perekonomian di dalam negeri menghadapi sejumlah tantangan baik karena faktor eksternal maupun intenal. (Bisnis Indonesia)  (K38/Bsi)

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

 

+ Berita Utama BISNIS INDONESIA Hari Ini

+ REKOMENDASI SAHAM Hari Ini

+ HEADLINES MEDIA Hari ini

+ SINGAPORE Allows Indonesian BANK Expansion

+ BCA Closes Units in MALAYSIA

+ BAKRIE Seeks US$100 Million Loan

+ PREDIKSI Indeks SAHAM

+ Haahhhh, ORGAN TUBUH TKI dicuri!

+ SKANDAL DPR, lagi-lagi

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ajijah

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top