Ratusan DOLPHIN diduga mati kena virus

LIMA: Penyebab terdamparnya 900 ekor dolphin di Peru dalam 4 bulan terakhir masih menjadi misteri, ungkap ahli kelautan setempat, ungkap AP.
News Editor | 24 April 2012 02:49 WIB

LIMA: Penyebab terdamparnya 900 ekor dolphin di Peru dalam 4 bulan terakhir masih menjadi misteri, ungkap ahli kelautan setempat, ungkap AP.

 

Lembaga otoritas di Peru hingga kini masih melanjutkan investasi untuk mencari penyebab kematian ratusan ekor lumba-lumba yang kemudian terdampar di pesisir utara negara itu.

 

Sementara ini, dugaan penyebab kematian mamalia laut ini adalah virus, tetapi otoritas setempat masih menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui kepastian penyebaran virus ini dari polusi air laut atau ada faktor lain yang menyebabkan kematian dolphin secara masal dalam waktu singkat.

 

"Saat ini masih menjadi hipotesis." ujar Deputi Menteri Lingkungan Gabriel Quijandria kepada radio setempat.

 

Setidaknya 95% kematian dijumpai pada spesies lumba-lumba hidung botol yang kemudian terdampar di pesisir utara sepanjang 170 kilometer sejak Januari.

 

"Ini bukan pertama kalinya. Pernah ada kejadian sebelumnya di Peru, Meksiko dan AS," tambah Quijandria.

 

Dalam banyak kasus itu, lanjut dia, kematian dolphin ini mengarah pada penyebaran infeksi akut morbilivirus yang memicu sejumlah penyakit seperti cacar atau campak yang biasanya menyerang anjing. (arh)

Sumber : Aprika R. Hernanda

Tag :
Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top