KINERJA USAHA: Asuransi Binagriya incar laba tumbuh 35%

JAKARTA: PT Asuransi Binagriya Upakara, perusahaan asuransi kerugian/umum milik Yayasan Kesejahteraan Pegawai PT Bank Tabungan Negara Tbk, menargetkan laba setelah pajak  tahun ini Rp11,36 miliar, tumbuh hampir 35% dari posisi tahun lalu.
Aurelia Nelly
Aurelia Nelly - Bisnis.com 24 April 2012  |  12:44 WIB

JAKARTA: PT Asuransi Binagriya Upakara, perusahaan asuransi kerugian/umum milik Yayasan Kesejahteraan Pegawai PT Bank Tabungan Negara Tbk, menargetkan laba setelah pajak  tahun ini Rp11,36 miliar, tumbuh hampir 35% dari posisi tahun lalu.

 

“Kami harus naikkan modal. Salah satunya dengan meningkatkan laba. Kami menargetkan laba setelah pajak 2012 mencapai Rp11,36 miliar,” ujar Direktur Utama Asuransi Binagriya Upakara Achmad Fauzie Darwis kepada Bisnis, hari ini, 24 April 2012.

 

Pada tahun lalu, Asuransi Binagriya Upakara membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp8,43 miliar, tumbuh 9,5% dibandingkan jumlah laba bersih setelah pajak pada 2010 sebesar Rp7,7 miliar.

 

Laba tersebut diperoleh perusahaan dari hasil positif baik dari aktivitas investasi maupun hasil pengelolaan premi (underwriting) pada tahun lalu.

 

Berdasarkan laporan keuangan audit, total hasil investasi perseroan pada tahun lalu mencapai Rp8,93 miliar, naik 27,75% dari Rp6,99 miliar pada 2010.

 

Hasil tersebut diperoleh dari total investasi yang mencapai Rp155,93 miliar pada 2011 atau naik 25,75% dari Rp124 miliar pada 2010.

 

Binagriya menanamkan dananya antara lain pada instrumen deposito, surat berharga, dan penyertaan langsung.

 

Adapun hasil pengelolaan underwriting naik dari Rp19,44 miliar pada 2010 menjadi Rp21,01 miliar pada 2011.

 

Total premi bruto yang dibukukan oleh perseroan pada tahun lalu mencapai Rp61,885 miliar, naik dari Rp55,283 miliar pada 2010.

 

Adapun klaim bruto yang dibayarkan oleh perseroan kepada nasabahnya sepanjang tahun lalu mencapai Rp8,059 miliar, turun dari Rp33 miliar pada tahun sebelumnya. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top