WAMEN ESDM WAFAT: Sempat Curhat ke Dahlan soal BBM

JAKARTA: Almarhum Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo dinilai oleh koleganya di kabinet sebagai sosok yang berpendirian teguh.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 April 2012  |  22:18 WIB

JAKARTA: Almarhum Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo dinilai oleh koleganya di kabinet sebagai sosok yang berpendirian teguh.

 

“Almarhum termasuk orang yang memegang prinsip dengan kuatnya, yang menjadi haknya akan dia tuntut sampai berhasil. Tapi kalau bukan haknya ia tidak akan mau menerima,” kata Menteri BUMN Dahlan Iskan.

 

Dia mencontohkan soal mobil dinas misalnya, almarhum menuntut karena memang merupakan haknya. “Tapi dia akan menolak honor tertentu karena merasa bukan haknya.”

 

Dahlan mengapresiasi sosok Widjajono, salah satu putra terbaik bangsa yang meninggal dunia pada Sabtu, sekitar pukul 15.00 WITA saat mendaki Gunung Tambora, NTB.

 

Menurut Dahlan, pertemuannya yang terakhir dengan Widjajono saat Sidang Kabinet Terbatas, di Kantor Kepresidenan, Kamis (19/4) yang dipimpin langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan agenda membahas APBN-P.

 

Saat itu Widjajono - yang mewakili menteri ESDM yang berhalangan hadir - masih seperti biasa saja. Sebelum sidang dimulai Widjajono terlihat menjelaskan sesuatu kepada Wapres Boediono.

 

“Selanjutnya beliau mendatangi saya menjelaskan hal yang sama yaitu meminta dukungan untuk idenya mengenai BBM,” ujarnya.

 

Dalam perbincangan itu Widjajono menuturkan bahwa BBM yang diimpor sekarang ini sudah bukan premium lagi sehingga sebenarnya wajar harganya sedikit lebih tinggi. “Yang diimpor sekarang ini sudah lebih tinggi mutunya dibanding premium yang lalu. Ini karena premium model lama sudah tidak diproduksi lagi,” ujar Dahlan mengutip Widjajono.

 

Akan tetapi ditambahkan Dahlan, pembicaraannya dengan Widjajono terputus sesaat setelah Presiden SBY memasuki ruangan sidang. Selanjutnya ketika sidang diskors untuk makan siang, Dahlan mengatakan tidak satu meja makan dengan Widjajono, sehingga perbincangan terputus.

 

Terkait hobi almarhum Widjajono mendaki gunung, Dahlan mengatakan mendapat cerita dari yang bersangkutan bahwa sudah mendaki beberapa gunung di Tanah Air termasuk di luar negeri.

 

Dahlan juga mengapresiasi almarhum yang memegang prinsip kuat terutama soal pekerjaan. "Beliau kelihatan jengkel kalau ada orang sok tahu mengenai perminyakan padahal tidak pernah mendalami soal minyak.”

 

Sebagai guru besar perminyakan, penulis buku tentang minyak dan sebagai ahli yang selalu dipercaya perusahaan-perusahaan minyak kelas dunia, Widjajono merasa ilmunya dilecehkan oleh orang-orang yang tiba-tiba saja seperti ahli minyak di layar kaca. (antara/yus)

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

+ Wakil MENTERI ENERGI WIJAJANO meninggal dunia di Gunung Tambora

+ Berita BISNIS INDONESIA hari ini: S&P ogah buat INVESTMENT GRADE?

+ INDONESIAN IDOL 2012: BELINDA pulang!

+ PESAWAT JATUH, 127 penumpang TEWAS

+INDONESIAN BONDS sets for Weekly GAIN

+ MANCHESTER UNITED Value rises to $2.2 Billion

+ DAHLAN ISKAN mengintili TIGA PEREMPUAN

+ WISHNUTAMA mau buka RESTO dan bikin EO?

+ MARKET MOVING: Pupuk Indonesia Obtains Loan Facilities US$900 Million

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : David Eka Issetiabudi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top