Jenazah WAMEN ESDM WIDJAJONO dievakuasi dari ketinggian 2.500 meter GUNUNG TAMBORA

MATARAM: Jenasah Wakil Menteri ESDM, Widjajono Partowidagdo, dievakuasi dari ketinggian 2.500 meter dari permukaan laut di Pos III jalur pendakian Gunung Tambora, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Cuaca berkabut tebal menyulitkan evakuasi oleh tim
News Editor | 21 April 2012 18:11 WIB

MATARAM: Jenasah Wakil Menteri ESDM, Widjajono Partowidagdo, dievakuasi dari ketinggian 2.500 meter dari permukaan laut di Pos III jalur pendakian Gunung Tambora, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Cuaca berkabut tebal menyulitkan evakuasi oleh tim gabungan itu.

 

"Jenazahnya dievakuasi dari ketinggian sekitar 2.500 meter atau hampir mencapai puncak. Evakuasi memakai helikopter PT NNT oleh Tim SAR gabungan TNI, Polisi, dan masyarakat," kata Kepala Kantor SAR Mataram Marsudi, yang dihubungi dari Mataram, Sabtu 21 April 2012.

 

Widjajono dikonfirmasi meninggal dunia dalam pendakian di gunung berapi itu tadi siang.

 

Gunung Tambora memiliki tinggi 2.815 meter dari permukaan laut, terletak di perbatasan Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima, Pulau Sumbawa, NTB.

 

Marsudi mengatakan Widjajono menghembuskan napas terakhir saat tim evakuasi tiba di lokasi, sekitar pukul 15.00 WITA, sehingga langsung dibawa ke lokasi pendaratan helikopter di kaki Gunung Tambora. Evakuasi sempat terhambat akibat kabut tebal di jalur-jalur pendakian.

 

Selanjutnya, jenazah diterbangkan dengan helikopter PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) ke daerah evakuasi perusahaan itu. Direncanakan akan segera dibawa ke Denpasar, untuk selanjutnya menggunakan pesawat terbang menuju Jakarta.

 

Setelah dicoba berkali-kali, akhirnya helikopter dapat mendarat di kaki Gunung Tambora, lalu tim evakuasi berjalan kaki ke posisi Widjajono berada.

 

Diperkirakan, dia dan rekan-rekannya melakukan pendakian sejak 19 April dan baru mencapai Pos III, pada ketinggian sekitar 2.500 meter dari permukaan laut.

 

Widjajono yang dikenal sejak kuliah suka mendaki gunung ikut dalam organisasi pecinta alam di ITB itu, diduga kelelahan dalam pendakian kali ini sehingga lemas dan kritis, hingga menghembuskan napas terakhirnya. (Antara/ea)

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

+ Wakil MENTERI ENERGI WIJAJANO meninggal dunia di Gunung Tambora

+ Berita BISNIS INDONESIA hari ini: S&P ogah buat INVESTMENT GRADE?

+ PESAWAT JATUH, 127 penumpang TEWAS

+ INDONESIAN BONDS sets for Weekly GAIN

+ MANCHESTER UNITED Value rises to $2.2 Billion

+ DAHLAN ISKAN mengintili TIGA PEREMPUAN

+ WISHNUTAMA mau buka RESTO dan bikin EO?

+ MARKET MOVING: Pupuk Indonesia Obtains Loan Facilities US$900 Million

 

Sumber : Sutan Eries Adlin

Tag :
Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top