VULKANIK: Aktivitas Marapi meredam

BUKITTINGGI: Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bukittingi, Warseno, mengungkapkan, aktivitas Gunung Marapi di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, cenderung menurun."Aktivitas gunung cenderung menurun
News Editor | 20 April 2012 04:04 WIB

BUKITTINGGI: Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bukittingi, Warseno, mengungkapkan, aktivitas Gunung Marapi di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, cenderung menurun."Aktivitas gunung cenderung menurun sejak tiga hari terakhir," katanya, Kamis.Dikatakannya, kalau pun terjadi letusan pada gunung yang tingginya 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu, tidak sesering waktu awal-awal mengalami peningkatan aktivitas pada 3 Agustus 2011."Letusan kini terjadi secara fluktuatif. Hari ini mengalami letusan, besok kemungkinan tidak ada letusan sama sekali," tuturnya.Berdasarkan data seismograf, lanjutnya, selama Maret 2012 gunung ini mengeluarkan sebanyak 39 kali hembusan, sembilan kali vulkanik dalam (VA), 41 kali vulkanik dangkal (VB), dan 39 kali letusan.Sedangkan dari tanggal 1 hingga 17 April 2012, menurutnya, tercatat adanya letusan sebanyak 16 kali dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 200 meter-900 meter dari puncak gunung."Meski pun aktivitas Gunung Marapi cenderung menurun, namun kami masih menetapkan status waspada level II," ujarnya.Dia berharap, masyarakat di sekitar gunung serta para pendaki untuk tidak mendaki pada radius tiga kilometer dari puncak gunung.Dikatakan, kawasan Gunung Marapi juga merupakan area konservasi di Sumatera Barat (Sumbar), yakni Suaka Alam Merapi. (Antara/arh)

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top