KECELAKAAN PENERBANGAN: Pilot Pingsan, Cessna Jatuh di Perairan Dalam

TELUK MEKSIKO: Karena pilot pingsan, satu pesawat kecil pribadi terbang berputar-putar di atas Teluk Meksiko selama beberapa jam Kamis (19/4), dengan dibayangi dua jet militer AS, sebelum kehabisan bahan bakar dan akhirnya jatuh tenggelam di perairan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 April 2012  |  08:37 WIB

TELUK MEKSIKO: Karena pilot pingsan, satu pesawat kecil pribadi terbang berputar-putar di atas Teluk Meksiko selama beberapa jam Kamis (19/4), dengan dibayangi dua jet militer AS, sebelum kehabisan bahan bakar dan akhirnya jatuh tenggelam di perairan dalam.

 

“Penjaga Pantai AS mengirim satu pesawat, helikopter dan kapal pembelah gelombang ke tempat kecelakaan, sekitar 193 kilometer di sebelah barat Tampa, Florida, tetapi pilot tak keluar dari pesawat yang jatuh itu,” kata Elizabeth Bordelon, juru bicara Penjaga Pantai.

 

Pesawat Cessna bermesin dua itu mendarat dengan lembut dan mengambang beberapa saat, tapi kemudian tenggelam di Teluk dengan kedalaman 457 meter. Pilotnya adalah Dr. Peter Hertzak, ahli ahli bedah kecantikan dan ginokologi di Slidell.

 

“Pesawat tersebut lepas landas dari Slidell, Louisiana, Florida, dan berakhir dengan berputar-putar pada ketinggian 6.000 meter, di atas perairan teluk,” kata Lembaga Penerbangan Federal (FAA).

 

“Dua jet tempur F-15 dikirim untuk mencegat pesawat Cessna tersebut. Kedua jet itu terus mendampingi pesawat Cessna itu,” kata Stacey Knott, juru bicara Komando Pertahanan Udara Amerika Utara (NORAD) di Colorado Springs, Colorado.

 

Pengawas lalulintas udara telah kehilangan kontak radio dengan pilot pesawar Cessna tersebut pada pukul 09.00 waktu setempat, dan pilot militer yang dikirim juga tak bisa melakukan kontak. Pesawat itu pun jatuh sekitar tiga jam kemudian.

 

Juru bicara NORAD itu tak mau berspekulasi apakah pesawat Cessna itu akan ditembak kalau mendekati daratan.

 

Dalam peristiwa sebelumnya, pegolf profesional Payne Stewart dan lima orang tewas di dalam pesawat jet pribadi sewaan pada 25 Oktober 1999. Pesawat tersebut kehilangan tekanan kabin dan terbang selama empat jam sebelum jatuh di satu lapangan di dekat Aberdeen, Dakota Selatan. (antara/reuters/yus)

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

+ Berita BISNIS INDONESIA hari ini: Akuisisi Danamon bikin CEMAS?

+ HARGA EMAS menuju di titik keseimbangan

+ CHERRY BELLE pecah, WENDA dan DEVI bikin duet baru

+ DAHLAN ISKAN mengintili TIGA PEREMPUAN

+ WISHNUTAMA mau buka RESTO dan bikin EO?

+ INDONESIAN IDOL 2012: DAFTAR LAGU kontes Jumat malam

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : David Eka Issetiabudi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top