KISRUH SOMALIA: US$500 Untuk pemburu Al-Shabaab

MOGADISHU: Somalia menawarkan hadiah US$500 bagi siapa pun yang menangkap atau membunuh seorang militan dari kelompok Al-Shabaab yang menyerang aparat pemerintah dan pasukan Uni Afrika di ibu kota negara itu, Mogadishu."Kini, pertimbangkan bahwa
News Editor | 20 April 2012 03:48 WIB

MOGADISHU: Somalia menawarkan hadiah US$500 bagi siapa pun yang menangkap atau membunuh seorang militan dari kelompok Al-Shabaab yang menyerang aparat pemerintah dan pasukan Uni Afrika di ibu kota negara itu, Mogadishu."Kini, pertimbangkan bahwa setiap orang Al-Shabaab hanyalah komoditas yang akan menghasilkan uang kontan bagi kalian," kata Wali Kota Mogadishu Mohamud Ahmed Nur, seperti dikutip dalam sebuah pernyataan pemerintah.Dalam pidatonya kepada penduduk Mogadishu pada Rabu, Nur mengatakan, pemerintah akan membayar US$500 bagi setiap "teroris yang ditangkap atau dibunuh", kata pernyataan itu.Hadiah uang kontan itu mungkin akan menarik perhatian banyak orang Somalia di sebuah negara miskin dimana ratusan ribu orang terancam mati kelaparan akibat musim kemarau panjang tahun lalu.Terjadi peningkatan dalam pemboman bunuh diri dan ledakan-ledakan bom yang dikendalikan dari jarak jauh di Mogadishu sejak Al-Shabaab menarik diri dari kota pesisir itu pada Agustus 2011 dan mengubah taktik mereka ke perang gerilya.Rabu (4/4), seorang wanita muda meledakkan sabuk bomnya ketika Perdana Menteri Abdiweli Mohamed Ali berada di podium, menyampaikan pidato di depan 200 orang di sebuah teater nasional pada peringatan tahun pertama peluncuran jaringan televisi satelit Somalia.Ketua Komite Olimpiade Somalia Aden Yabarow Wiish dan Ketua Federasi Sepak-bola Somalia Said Mohamed Nur termasuk diantara enam orang yang tewas dalam pemboman di Mogadishu itu, yang diklaim oleh gerilyawan Al-Shabaab.Perdana menteri dan tujuh menteri yang berdiri di sampingnya ketika wanita muda itu meledakkan bomnya selamat tanpa cedera dalam serangan tersebut.Pemboman itu merupakan yang terakhir dari serangkaian serangan yang ditujukan pada pejabat tinggi pemerintah Somalia.Senin (26/3), sedikitnya dua orang tewas dan delapan lain cedera setelah mortir yang ditembakkan gerilyawan Al-Shabaab ke arah istana presiden menghantam sebuah kamp pengungsi yang berdekatan.Al-Shabaab menyatakan, mereka menembakkan mortir ke kompleks istana presiden yang dijaga sangat ketat -- upaya ketiga mereka untuk menyerang pusat pemerintahan Somalia dalam waktu 2 pekan.Al-Shabaab melancarkan serangan bom truk yang menewaskan lebih dari 70 orang pada Oktober, serangan paling mematikan sejak pemberontakan mereka meletus pada 2007. Pemboman itu disusul dengan gelombang serangan yang lebih kecil. (Antara/Reuters/arh)

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top