BANK SINAR: Laju kredit terganjal di sektor konsumen

 
Matroji
Matroji - Bisnis.com 19 April 2012  |  20:52 WIB

 

DENPASAR: Perusahaan perbankan yang berbasis di Denpasar, PT Bank Sinar Harapan Bali mencatatkan perlambatan penyaluran kredit sepanjang triwulan I/2012 akibat pembatasan kredit sektor konsumtif. 
 
Direktur Utama Bank Sinar Harapan Bali I Wayan Sukarta Dharmawan mengatakan penyaluran kredit selama triwulan I/2012 hanya mengalami kenaikan sebanyak Rp7 miliar atau 1,14% dibandingkan penyaluran triwulan I/2011. 
 
“Lambatnya penyaluran kredit diakibatakan pembatasan untuk sektor konsumtif,” katanya kepada Bisnis  hari ini. 
 
Mengenai  konsep pembatasan, lanjutnya, Bank Sinar akan lebih selektif dengan penerapan standardisasi tinggi untuk pengucuran kredit konsumtif. Bank Sinar lebih memfokuskan penyaluran kredit untuk modal kerja dan investasi. 
 
Berdasarkan data Bank Sinar, sepanjang triwulan I/2012 menyalurkan kredit sebesar Rp621miliar, atau naik Rp7 milar dari posisi triwulan I/2011 yang hanya sebesar Rp614miliar. Pada catatan itu terinci komposisi kredit sebanyak 71% untuk modal kerja, investasi sebesar 9% dan kredit konsumsi sebanyak 19%. 
 
Secara keseluruhan pada 2012, Bank Sinar menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 35% dengan komposisi terbesar pada sektor mikro. Wayan mengatakan pertumbuhan itu ditarget untuk sektor mikro mampu mencapai angka 65% dari total penyaluran kredit. 
 
Adapun penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) triwulan I/2012 tercatat sebesar Rp801miliar. Untuk komposisi dari dana murah sebanyak 34% dan deposito 65%. “Kami akan berusaha untuk menggenjot penghimpunan DPK menjadi 55% dengan terealisasinya sistem jaringan penarikan tunai melalui anjungan tunai mandiri induk usaha.”
 
Bank Sinar tercatat telah menyelesaiakan sistem jaringan melalui anjungan tunai mandiri (ATM) dengan induk usahanya, PT Bank Mandiri Tbk. Saat ini, seluruh kartu ATM Bank Sinar dapat digunakan di 8.840 ATM Bank Mandiri yang tersebar di Indonesia. Hingga saat ini, Bank Sinar hanya memiliki 10 mesin ATM yang tersebar di seluruh Bali. 
 
Terkait dengan konsep tercapainya himpunan dana murah, lanjutnya, perbankan yang 80% sahamnya diakuisisi Bank Mandiri pada 2008 itu akan lebih mudah berkespansi kredit. Untuk pertumbuhan dana pihak ketiga, lanjutnya diproyeksikan tumbuh sebesar 18%.
 
Sekadar diketahui, Bank Sinar menguasai sedikitnya 126.000 nasabah dengan pemegang kartu ATM sebanyak 5.000 nasabah. “Untuk penetrasi kartu ATM, nasabah akan ditawarkan untuk membuat kartu pada saat menyetor dana maupun pembuakaan tabungan.” (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top