TURIS ASING: Kepri bidik tiga negara asal

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 19 April 2012  |  20:43 WIB

 

BATAM: Badan Promosi Pariwisata Kepulaun Riau akan memprioritaskan kegiatan promosi dan pemasaran pariwisata ke India, Vietnam dan Philipina untuk menjadikan ketiga negara itu sebagai penyumbang wisman terbesar ke daerah ini setelah Singapura, Malaysia dan Korea.
 
Rahman Usman, Ketua Badan Promosi Pariwisata Kepri mengatakan pihaknya akan membuka pasar baru bagi pariwisata Kepri di kawasan Asia.
 
“Nanti yang akan datang India, Vietnam dan Philipna, ini pasar baru,” ujarnya usai Pelantikan Badan Promosi Pariwisata Kepri di Batam hari ini.
 
Dipaparkannya, selama ini negara-negara yang menjadi penyumbang wisman terbesar ke Kepri adalah Singapura, Malaysia, Korea, Jepang dan Cina.
 
Namun setelah dibentuk, badan promosi yang dia pimpinan akan diarahkan untuk membuka pasar pariwisata baru, khususnya ke ketiga negara tersebut.
 
Ketiga negara itu diyakininya akan dapat menjadi pasar pariwisata yang potensial bagi Kepri karena memiliki kedekatan sejarah, kebudayaan dan karakteristik sosial. Terlebih secara geografis Kepri berada tidak jauh dari ketiga negara tersebut.
 
Guntur Sakti, Kepala Dinas Pariwisata Kepri mengungkapkan, selama ini pangsa pasar utama industri pariwisata daerah itu adalah Singapura dan Malaysia karena kedekatan wilayah.
 
“Dan yang menjadi potensial market kita adalah Korea, Jepang, India dan Cina. Baru disusul dengan negara-negara yang saat ini sedang melirik Kepri, diantaranya Jerman, Rusia dan Amerika Serikat,” jelasnya.
 
Guna mewujudkan hal tersebut, lanjut Rahman, langkah terdekat yang akan dilakukan badan itu adalah melakukan komunikasi kepada seluruh pemangku kepentingan terkait yang ada di di kabupaten/kota di Kepri.
 
“Kami akan mengkoordinasikan apa yang harus dipromosikan dan melakukan promosi secara bersama. Itu yang kami lakukan dulu,” katanya. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Yoseph Pencawan

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top