IPO JAGUAR & LAND ROVER: Jackpot bagi pemegang saham Tata Motors

MUMBAI: Ketika Tata Motors Ltd membeli Jaguar dan Land Rover pada 2008 senilai US$2,5 miliar dari Ford Motor Co, investor menyambut pengumuman itu dengan menjual sahamnya.
News Editor | 18 April 2012 10:01 WIB

MUMBAI: Ketika Tata Motors Ltd membeli Jaguar dan Land Rover pada 2008 senilai US$2,5 miliar dari Ford Motor Co, investor menyambut pengumuman itu dengan menjual sahamnya.

 

Hari ini, setelah Tata berencana melepas saham Jaguar dan Land Rover ke bursa, mereka yang menahan diri menjual saham Tata Motors 3 tahun silam boleh jadi mendapat jackpot.

 

Kini, dua merek mobil mewah Inggris tersebut memiliki nilai US$14 miliar, menurut estimasi rata-rata tiga analis yang disurvei Bloomberg, lebih dari Fiat SpA atau Suzuki Motor Corp.

 

Perseroan juga berencana belanja modal senilai 12 miliar dan pengembangan produk selama 5 tahun, serta mengusulkan kemitraan dengan Chery Automobile Co untuk ekspansi di China.

 

Menurut FIM Asset Management Ltd dan Kim Eng Securities Pvt kondisi itu tepat untuk melakukan penjualan saham perdana (IPO).

 

Setelah mencaplok Jaguar dan Land Rover dari Ford, Tata Motors menyewa KPMG International dan Berger Roland Strategy Consultants untuk memotong biaya produksi di unit mewahnya.

 

Hasilnya, perusahaan memperkenalkan model baru termasuk sedan XJ baru, Evoque compact SUV dan sedan XF, dalam sebuah presentasi Juni 2009.

 

Dan dengan produk anyar itu, mereka mulai menargetkan pasar negara berkembang baru seperti Rusia dan China.

 

Persiapan IPO

"Dengan listing-nya Jaguar Land Rover, Tata Motors memungkinkan investor yang tidak terfokus ke India berinvestasi di perusahaan," kata Taina Erajuuri, manajer keuangan FIM Asset Management.

 

"Model baru yang direncanakan untuk JLR membutuhkan banyak investasi, terutama jika perusahaan ingin mengikuti keberhasilan pada Evoque itu."

 

Tata Motors, pembuat mobil dengan saham berkinerja terbaik kedua secara global tahun ini, menambah labanya setelah Jaguar Land Rover mencatat penjualan bulanan tertinggi dalam sejarah pada Maret.

 

Keberhasilan itu membantu menebus perlambatan pengiriman tahunan atas kendaraan penumpang merek Tata di India, di mana tingkat bunga dan harga BBM-nya telah merusak kepercayaan konsumen.

 

Agustus lalu, produsen mobil India itu mengatakan mereka akan melipatgandakan belanja tahunan untuk pengembangan produk Jaguar Land Rover menjadi US$2,4 miliar selama 5 tahun untuk ekspansi.

 

Nilai tersebut lebih besar dari keuntungan yang diperoleh Tata pada tahun fiskal 2011 sebesar US$2 miliar. (Bloomberg/Mtb/Bsi)

 

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

+ Harga emas setelah naik turun

+ PAK DOMO, orang kuat itu mangkat

+ Liga Champions: Di balik kekalahan REAL MADRID

+ SIAPA di belakang sepak terjang DAHLAN ISKAN?

+ CEPAT ITU PENTING, kata Dahlan Iskan

 

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top