OTORITAS JASA KEUANGAN: 5 Tahun pertama tak pungut iuran bank

JAKARTA: Otoritas Jasa Keuangan belum bisa memanfaatkan dana pungutan dari industri dalam waktu 3 tahun hingga 5 tahun pertama, sebab itu lembaga baru tersebut akan bergantung pada pendapatan anggaran penerimaan dan belanja negara.Ketua Tim Persiapan
M. Munir Haikal | 17 April 2012 15:36 WIB

JAKARTA: Otoritas Jasa Keuangan belum bisa memanfaatkan dana pungutan dari industri dalam waktu 3 tahun hingga 5 tahun pertama, sebab itu lembaga baru tersebut akan bergantung pada pendapatan anggaran penerimaan dan belanja negara.Ketua Tim Persiapan Pembentukan Otoritas jasa Keuangan (OJK) Mulia P Nasution mengungkapkan OJK belum dapat efektif memungut dana dari industri untu 3 tahun--5 tahun ke depan. Sebab itu penggajian anggota berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN)."Yang jelas standarnya paling tidak et par, kalau bisa lebih. Biasanya di sektor perbankan dan keuangan akan dilakukan dilakukan survey untuk menemukan range dengan kualifikasi tertentu. Jadi sudah ada standarnya," jelasnya, 17 April 2012.Dia melanjutkan, sistem penggajian di sektor swasta dikenal adanya gaji dari tunjangan dan dari keuntungan, tetapi OJK tidak akan menganut sistem tersebut. Menurutnya apabila bekerja baik, barulah anggota OJK akan mendapat tunjangan.Selain persoalan gaji, Mulia mengungkapkan sala satu fokus yang sedang dibahas adalah penerapan kode etik. Sebab itu ada kemungkinan dalah satu dewan komisioner akan ditunjuk sebagai ketua komite etik."Saat ini kami sedang fokus untuk finalisasi struktur organisasi OJK, sekaligus proses pengisian staf OJK yang akan diusulkan ke dewan komisioner pada Juni," jelasnya.Mulia mengaku saat ini terlebih dahulu akan fokus pada tugas tim bersama yang terdiri dari gabungan tim dari pemerintah dan tim dari Bank Indonesia (BI).Dia melanjutkan sesuai amanat undang-undang, setelah 2 bulan diangkat, yaitu pada September, Dewan Komisioner OJk akan meminta nama-nama calon untuk mengisi kursi di OJK kepada Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan. Selanjutnya nama-nama tersebut akan diproses pada Oktober dan ditetapkan pada November. "Tentunya akan dilihat apa seluruh jabatan bisa diisi, karena 2013 nanti yang harus diisi bukan cuma pasar modal dan multifinance, tetapi juga servis lain serti IT [information technologi] dan hukum," trangnya.Mulia menambahkan apabila ada jabatan yang belum terisi, maka dimungkinkan bagi OJK untuk melakukan penerimaan pegawai pengisis jabatan strategis secara terbuka. Penerimaan terbuka ini bisa berasal dari berbagai sektor seperti calon dari pemerintah, bank sentral, maupun dari pasar, asalkan sesuai dengan kompetensi.Penerimaan secara terbuka ini akan dilakukan pada November 2012 dan Desember 2012. Dengan demikian pada awal tahun depan sudah tidak ada kekosongan jabatan strategis. (faa)

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top