KABAR JABAR: Mandiri tambah 1.500 ATM

BANDUNG: Sejumlah peristiwa ekonomi bisnis yang terjadi di Jawa Barat mewarnai koran-koran lokal yang terbit di Bandung hari ini, Senin 16 April 2012. Berikut ringkasannya:
News Editor | 16 April 2012 08:28 WIB

BANDUNG: Sejumlah peristiwa ekonomi bisnis yang terjadi di Jawa Barat mewarnai koran-koran lokal yang terbit di Bandung hari ini, Senin 16 April 2012. Berikut ringkasannya:

 

ATM Mandiri

PT Bank Mandiri Tbk terus melakukan ekspansi bisnis. Menurut Executive Vice President Distribution Network I Group PT Bank Mandiri Tbk, Heri Gunardi, lembaga perbankan BUMN tersebut bersiap untuk menambah anjungan tunai mandiri (ATM).

 

Menurut Heri, Bank Mandiri berencana menambah 1.500 jaringan ATM. Sampai kini, secara nasional, Bank Mandiri memiliki sekitar 9.000 jaringan ATM.

 

"Jika ini terealisasi, berarti kami menjadi lembaga perbankan yang memiliki jaringan ATM terbesar di tanah air," katanya di Bandung. (Tribun Jabar)

 

UKM franchise

Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa mengembangkan jaringan usahanya dengan membuka bisnis waralaba atau franchise. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan usaha.

 

Public Relation Neo Organizer Fredy Ferdianto mengatakan, pertumbuhan bisnis franchise menunjukkan peningkatan cukup signifikan,namun pada dasarnya masih banyak produk lokal yang bisa menggunakan sistem franchise.Salah satunya pelaku UMKM. Mereka bisa menggunakan franchise untuk mengembangkan usahanya.

 

“Banyak sektor yang bisa digarap menggunakan mekanisme franchisedan peluang itu masih cukup besar,”jelas Fredy yang juga pelaku franchise. (Sindo)

 

Produk kreatif

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong industri kreatif untuk meningkatkan nilai tambah dengan mengangkat tema keunikan budaya lokal agar karya yang dihasilkan berdaya saing tinggi di pasar nasional maupun global.

 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan produk kreatif harus bisa membawa keunikan budaya lokal, sehingga akan menciptakan suatu nilai tambah yang lebih bagi produk yang dipasarkan.

 

"Nilai tambah suatu karya akan tercipta jika pelaku berhasil memproses sedemikian rupa sehingga karya dapat bernilai ekonomi tinggi," katanya saat membuka Marketplace of Creative Arts ke-4 di Bandung. (Bisnis Indonesia) (K38/Bsi)

Sumber : Ajijah

Tag :
Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top