PERUMAHAN RAKYAT: Hipmi Makassar bangun 1.600 rumah murah

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 April 2012  |  15:09 WIB

 

 

MAKASSAR : Badan Pimpinan Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kota Makassar mulai merealisasikan rencana pembangunan 1600 unit rumah murah di tandai peletakan batu pertama di Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, Senin, 16 April siang ini. 

 
Di lokasi tersebut, nantinya akan dibangun sekitar 600 unit rumah sebagai tahap awal perealisasian 1600 unit perumahan murah Hipmi Makassar. 
 
 
Ketua BPC Hipmi Makassar Irwan Zulkarnain mengatakan untuk tahap pertama Kabupaten Takalar menjadi lokasi awal pembangunan rumah murah yang kemudian akan dilanjutkan pada kabupaten lainnya yang menjadi penyangga kota Makassar, yakni Maros dan Gowa.
 
 
"Untuk tahap pertama, direncanakan 600 unit di lokasi ini [Galesong] dan akan berlanjut pada daerah-daerah yang menjadi penyangga kota Makassar," ujarnya kepada Bisnis, hari ini. 
 
Menurut dia, pembiayaan pembangunan perumahan murah tersebut menggunakan bantuan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dari pemerintah.
 
 
Hipmi Makassar  akan menggandeng PT Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai mitra pembiayaan pengembangan perumahan murah. "Kami berharap pengembangan perumahan murah ini, mampu menjadi program percontohan bagi seluruh BPC di Sulsel bahkan di Indonesia. Apalagi, terobosan seperti ini baru pertama kalinya secara nasional," papar Irwan. 
 
 
Adapun luas lahan yang akan digunakan dalam pembangunan 600 unit rumah murah tersebut mencapai 24 ha yang berlokasi 3,7 km dari pusat Kota Makassar. "Selain membantu masyarakat mendapatkan hunian dengan proses mudah dari perbankan, sekaligus sebagai pemberdayaan pengusaha yang menjadi anggota Hipmi Makassar," jelas Irwan. 

Sekretaris BPC Hipmi Makassar Munandar Baratha mengatakan seluruh proses pembangunan perumahan murah tersebut akan memaksimalkan komponen pengusaha yang bernaung dalam Hipmi Makassar. "Sehingga dengan begitu, proses pembangunan mampu selesai paling lambat 18 bulan ke depan," ungkapnya.(msb)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Amri Nur Rahmat

Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top