HARGA LNG: Relokasi proyek terminal FSRU tak pengaruhi harga

 
Aprianto Cahyo Nugroho | 16 April 2012 20:00 WIB

 

 

 

JAKARTA : Relokasi proyek terminal Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) dari Belawan ke Lampung dinilai tidak berpengaruh terhadap negosiasi harga LNG dari Tangguh yang akan memasok FSRU itu nantinya.

 

Deputi Pengendalian Operasi BP Migas Rudi Rubiandini mengatakan dari sisi hulu, perpindahan lokasi FSRU tidak ada pengaruhnya.

 

“Mau pindah mau ngga, ngga penting. Kan cuma pindah tempat, seperti belokin setir,” ujarnya ketika ditemui di kantornya, Senin, 16 April 2012.

 

Seperti diketahui, pemerintah hingga saat ini masih mengupayakan mendapatkan alokasi gas dari Tangguh, Papua untuk FSRU yang semula akan berlokasi di Belawan, Medan, namun rencananya akan dipindahkan ke Lampung. Adapun harga yang diharapkan paling tidak sama dengan harga untuk FSRU Jawa Barat, yakni US$11 per MMBTU.

 

Menurut Rudi, lokasi sebuah FSRU hanya menentukan dua hal. Pertama, apakah letak FSRU itu berdekatan dengan pembeli gas hasil regasifikasinya nanti. Kedua, apakah lokasi FSRU itu berada dalam pantai yang cukup dalam.

 

“Lokasi itu hanya menentukan satu, pembelinya dekat ngga? Kedua, punya ngga pantai yang dalam airnya?” ujarnya.

 

Di sisi lain menurut Rudi, FSRU Jawa Barat yang akan diletakkan di Teluk Jakarta, menurutnya itu agak salah teknologi karena pantainya relatif dangkal. Lokasi yang ideal itu menurutnya ada di sekitar selatan Pulau Jawa seperti Cilacap.

 

Sebelumnya, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk mengaku siap melaksanakan penugasan Menteri BUMN Dahlan Iskan terkait relokasi proyek FSRU dari Belawan ke Lampung.(msb)

 

 

Sumber : Vega Aulia Pradipta

Tag :
Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top