HUTAN BAKAU: Tinggal 25% yang bertahan lestari

BALIKPAPAN: Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, dari total 6 juta hektare luas lahan mangrove Indonesia, tinggal 25% yang masih bertahan lestari."Maka itu saya mengajak masyarakat untuk tidak lagi memanfaatkan kawasan mangrove untuk membuat
News Editor | 13 April 2012 23:32 WIB

BALIKPAPAN: Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, dari total 6 juta hektare luas lahan mangrove Indonesia, tinggal 25% yang masih bertahan lestari."Maka itu saya mengajak masyarakat untuk tidak lagi memanfaatkan kawasan mangrove untuk membuat tambak ikan dan budidaya kelautan lainnya," kata Menteri Zulkifli Hasan dalam acara penanaman pohon-pohon bakau di Mangrove Center, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat.Apalagi produksi tambak setelah hutan mangrove ditebang hanya bisa bertahan 10 tahun. Setelah itu, lahan tidak produktif. Tanahnya telah kehabisan semua unsur haranya yang diperlukan untuk kehidupan berikutnya."Padahal manfaat mangrove banyak sekali. Secara alami, mangrove adalah penahan abrasi dan angin kencang," kata Menteri Hasan.Selain itu, tambahnya, hutan bakau adalah tempat berkembang biaknya biota laut. Mangrove juga mampu mengubah kondisi air laut yang terkena limbah menjadi bersih.Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan datang ke Balikpapan untuk berbicara dalam forum PNLH atau Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup di Asrama Haji Batakan, Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur.Pertamina melalui Yayasan Pertamina melakukan penanaman pohon sebanyak 5.000 pohon di kawasan Mangrove Center, di tepi perumahan Batu Ampar, Balikpapan Utara. (Antara/arh)

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top