ROKET KORUT: Indonesia prihatin

JAKARTA: Pemerintah menyatakan prihatin atas peluncuran roket satelit Korea Utara hari ini di tengah desakan banyak pihak agar hal itu diurungkan oleh pemerintah negara tersebut.Menlu Marty Natalegawa mengatakan langkah itu menimbulkan situasi yang kritis.
| 13 April 2012 11:47 WIB

JAKARTA: Pemerintah menyatakan prihatin atas peluncuran roket satelit Korea Utara hari ini di tengah desakan banyak pihak agar hal itu diurungkan oleh pemerintah negara tersebut.Menlu Marty Natalegawa mengatakan langkah itu menimbulkan situasi yang kritis. Namun Indonesia mengimbau berbagai pihak di dunia untuk menahan diri dan bersikap tenang dalam menghadapinya."Kami sangat prihatin Pemerintah Korea Utara memilih tetap meluncurkan roketnya, meskipun terdapat imbauan dari barbagai pihak untuk tidak melakukan hal tersebut," ungkap Menlu dalam siaran persnya, Jumat, 13 April 2012.Menghadapi situasi seperti ini, lanjutnya, Indonesia menganjurkan semua pihak agar mengedepankan upaya dialog untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di Simenanjung Korea.Sebelumnya, Korut diduga menyiapkan uji coba nuklir bawah tanah di tengah meningkatnya ketegangan akibat rencana peluncuran roket jarak jauh Korea Utara, kata pejabat intelejen seperti dikutip kantor berita Korea Selatan, Yonhap, Minggu 8 April 2012.Citra satelit menunjukkan negara komunis itu menggali terowongan baru bawah tanah pada sarana uji nuklir Punggye-ri di bagian timur lautnya, tempat dua uji nuklir pernah dilakukan pada 2006 dan 2009."Korea Utara melakukan persiapan rahasia untuk uji nuklir ketiganya di Punggye-ri, Provinsi Hamkyong Utara, di mana negara itu pernah melakukan dua uji coba nuklir pada waktu sebelumnya," kata pejabat yang tak ingin disebutkan namanya.Korut sebelumnya menyatakan akan meluncurkan roket jarak jauh Unha-3 antara 12 April dan 16 April untuk menerbangkan apa yang mereka katakan sebagai satelit ke orbit. (tw) 

Tag :
Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top