GEMPA 8,5 RICHTER DI SUMATRA: Tak terasa di pantai BALI, konvensi PUBLISH ASIA lanjut terus

JAKARTA:  Di kawasan Nusa Dua, Bali, tempat konvensi Publish Asia 2012 yang digelar WAN-IFRA, tidak terpengaruh dengan berita gempa berskala 8,5 Richter yang  berpusat di Simeuleu, Aceh.
News Editor | 11 April 2012 18:27 WIB

JAKARTA:  Di kawasan Nusa Dua, Bali, tempat konvensi Publish Asia 2012 yang digelar WAN-IFRA, tidak terpengaruh dengan berita gempa berskala 8,5 Richter yang  berpusat di Simeuleu, Aceh.

 

Meski begitu para peserta terlihat saling berbagi informasi mengenai gempa yang berpotensi menimbulkan tsunami tersebut.

 

“Suasana tenang karena tak ada pengaruhnya meskipun [konvensi] digelar di hotel dekat pantai,” lapor Lahyanto Nadie yang mengikuti konvensi tersebut.

 

Sebelumnya, perkantoran di Singapura disebut-sebut memulangkan para pegawainya menyusul terjadinya gempa 8,5 skala Richter di Kabupaten Simeuleu yang getarannya juga terjadi di negara kota itu.

 

“Singapore gempa besar nih, kantor nyuruh pulang. Safety first, than money,” begitu salah satu pesan via BlackBerry Messenger yang disampaikan kepada Bisnis.

 

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengumumkan terjadi gempa besar dengan kekuatan 8,5 skala Richter yang berpotensi menimbulkan tsunami di beberapa wilayah Sumatra.

 

Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Bengkulu mendapatkan peringatan dini atas kemungkinan terjadinya tsunami akibat gempa yang semula dilaporkan berskala 8,9 Richter. Namun, BMKG kemudian merevisi kekuatan gempa menjadi 8,5 Richter.

 

Menurut situs BMKG, gempa terjadi pada Rabu 11 April 2012 pada pukul 15.38 WIB dengan kedalaman 10 km. Lokasi pusat gempa pada 2.31 Lintang Utara, 92,67 Bujur Timur.

 

Selain kepada Indonesia, Pacific Tsunami Warning Center juga memberikan peringatan terkait dengan gempa di Sumatra itu kepada  INDIA , SRI LANKA, AUSTRALIA, MYANMAR, THAILAND , MALDIVES, UNITED KINGDOM, MALAYSIA , MAURITIUS , REUNION,  SEYCHELLES , PAKISTAN, SOMALIA , OMAN, MADAGASCAR, IRAN, UAE, YEMEN, COMORES, BANGLADESH,  TANZANIA , MOZAMBIQUE,  KENYA, CROZET ISLANDS, KERGUELEN ISLANDS, SOUTH AFRICA , dan SINGAPURA. (ea)

 

Sumber : Sutan Eries Adlin

Tag :
Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top