GEMPA ACEH: SBY instruksikan kesiapan instansi

JAKARTA: Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan kementerian/lembaga terkait langsung ke lokasi bencana gempa bumi dan potensi tsunami di sepanjang pantai Barat SumateraSaat ini, Sutopo Purwo
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 April 2012  |  23:25 WIB

JAKARTA: Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan kementerian/lembaga terkait langsung ke lokasi bencana gempa bumi dan potensi tsunami di sepanjang pantai Barat SumateraSaat ini, Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan pihaknya memberangkatkan tiga tim, yaitu ke Simeulue, Padang, dan Bengkulu.Tim ke Simeuleu terdiri delapan orang dari BNPB, PU, Kemkes, Kemsos, Basarnas yang langsung diketuai Kepala BNPB berangkat dari Halim Perdanakusumah pada pukul 18.30 WIB.Tim kedua ke Padang diketuai Deputi Penanganan Darurat BNPB, sedangkan Tim 3 ke Bengkulu diketuai Direktur Tanggap Darurat BNPB."Tugas utama tim adalah melakukan damage assessment dan kebutuhan untuk penanganan darurat," ujar Sutopo, Rabu, 11 April 2012.BNPB juga melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga dalam penanganan darurat.Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC PB) yang berada di Halim PK dengan pesawat Hercules telah disiapkan.Demikian pula pesawat Boeing 737, CN 235, Fokker dan lainnya dari TNI telah disiapkan jika diperlukan di lapangan.Helicopter Basarnas yang berada di Sibolga akan melakukan pemantauan besok pagi."Koordinasi dengan BPBD [badan penanggulangan bencana daerah] dan instansi terkait dilakukan dalam memantau kondisi terkini dampak bencana," tutur Sutopo.Hingga saat ini, BPBD setempat masih melakukan pendataan dan penanganan bencana.Laporan sementara, terdapat 4 orang luka ringan di Simeulue dan 1 jembatan putus di Aceh Besar."Kini, sebagian besar masyarakat kembali ke rumah. Listrik di Aceh dan Simeulue telah nyala kembali," jelasnya. (arh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rahmayulis Saleh & R. Fitriana

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top