SERTIFIKASI USAHA: Kadin ketatkan SBU di Bali

 
Matroji
Matroji - Bisnis.com 11 April 2012  |  19:19 WIB

 

DENPASAR: Kamar Dagang dan Industri mengintensifkan pemberlakuan sertifikasi badan usaha kepada seluruh pengusaha yang beroperasi di Bali guna meningkatkan kompetensi usaha jasa pelaksana.
 
Gde Sumarjaya Linggih, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali,  mengatakan upaya pemberlakuan kepemilikan sertifikasi badan usaha (SBU) ini untuk menakar kompetensi dan kemampuan setiap badan usaha dalam menjalankan usaha. 
 
“Saat ini masih banyak dari badan usaha yang beroperasi di Bali belum memiliki SBU,” katanya hari ini. 
 
Pengetatan pemberlakuan SBU itu, jelasnya, disebabkan karena adanya beberapa kejadian yang secara nyata ditemukan disejumlah lembaga pemerintah. Banyak para pelaksana pekerjaan/proyek yang tidak memiliki kompetensi di bidang tersebut.
 
“Bahkan, banyak mereka yang tidak memiliki kantor. Bahkan tidak memiliki tenaga ahli yang kompeten dibidang pekerjaannya.”
 
Kadin Bali, lanjutnya, dalam bulan ini terlebih dulu mendata seluruh badan usaha. Klarifikasi akan dilakukan pada seluruh badan usaha, baik anggota Kadin maupun badan usaha yang belum menjadi anggota. Adapun untuk memperoleh data badan usaha, Kadin akan bekerjasama dengan pemerintah sebagai regulator dan pemberi izin usaha. 
 
Klarifikasi itu akan digunakan untuk memperjelas alamat kantor, struktur organisasi dan jenis usaha. pada kejelasan tiga hal itu, acuan sistem standardisasi nasional melalui penerapan prinsip-prinsip asas tanggung-jawab, keseimbangan dan akuntabilitas akan mudah tercapai. Selain itu, kapasitas dan kapabilitas sebagai kemampuan dasar akan obyektif tersampaikan.
 
Gde juga menyatakan pada pesatnya pertumbuhan masyarakat Bali masih termarjinalkan. Hanya beberapa gelintir warga Bali yang menikmati pertumbuhan pada lini utama, selebihnya hanya terimbas efek meningginya harga tanah yang berbanding lurus dengan beban pajak yang harus dibayar. “Road map pertumbuhan Bali harus terukur dan merata.”
 
Pada 2012, lanjutnya, Kadin Bali juga akan mendorong pemerintah untuk memberikan keringanan untuk usaha yang digerakkan masyarakat lokal. Privilege ini sangat penting untuk menumbhkan minat usaha dan membuka akses usaha lebih luas untuk masyarakat lokal.  “Privilege itu jangan melulu diberikan investor dari luar Bali.” (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top