KRISIS MALI: Presiden Toure resmi mengundurkan diri

Bamako, MALI: Presiden Mali Amadou Toumani Toure, yang digulingkan dalam kudeta militer bulan lalu, resmi mengundurkan diri.
News Editor | 09 April 2012 03:48 WIB

Bamako, MALI: Presiden Mali Amadou Toumani Toure, yang digulingkan dalam kudeta militer bulan lalu, resmi mengundurkan diri.

 

“Kami baru saja menerima surat pengunduran dirinya,” kata Menteri Luar Negeri Burkina Faso Djibrill Bassole, selaku penengah internasional di krisis Mali, Minggu 8 April 2012.

 

 “Kami akan memberi tahu pihak berwenang mengenai hal itu, sehingga pengunduran dirinya bisa diproses secara resmi.” dan langkah-langkah yang tepat diambil, katanya.

 

Bassole mengatakan hal itu setelah bertemu dengan Toure. Pengunduran diri Toure itu sendiri otomatis membuka jalan bagi kepergian junta yang menggulingkannya.

 

Menurut ketentuan perjanjian transisi yang dicapai dengan blok Afrika Barat ECOWAS Jumat 6 April lalu, para pemimpin junta akan mundur untuk memulihkan demokrasi apabila Toure secara resmi meletakkan jabatannya.

 

Perjanjian itu juga menetapkan pencabutan sanksi-sanksi yang diterapkan oleh ECOWAS yang sudah mulai berlaku dan pemberian amnesti bagi mereka yang terlibat dalam kudeta itu.

 

Menurut perjanjian tersebut, ketua parlemen Dioncounda Traore akan menjadi presiden sementara dengan tugas menyelenggarakan pemilihan umum, bila mungkin dalam waktu 40 hari.

 

Dia juga harus berusaha mengatasi pemberontakan di separuh Mali di wilayah utara, yang dikuasai gerilyawan Tuareg dan kelompok muslim garis keras.

 

Gerilyawan Tuareg mengeluarkan deklarasi kemerdekaan pada Jumat, yang ditolak tidak saja oleh masyarakat internasional, tetapi juga oleh kelompok muslim garis keras sekutu mereka.

 

Kudeta pasukan yang tidak puas pada bulan lalu dimaksudkan untuk memberi militer lebih banyak wewenang guna menumpas pemberontakan di wilayah utara.

 

Akan tetapi, hal itu malah menjadi bumerang dan pemberontak menguasai tiga kota utama di Mali utara dalam waktu tiga hari saja. (Antara/Bsi)

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top