KASUS CEK PELAWAT: Sponsor cek masih gelap

JAKARTA: Pencarian siapa sebenarnya sponsor 480 lembar cek pelawat senilai Rp24 miliar yang dibagikan kepada anggota DPR periode 1999-2004 terkait pemengan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom pada saat bersaksi untuk terdakwa
Giras Pasopati
Giras Pasopati - Bisnis.com 09 April 2012  |  14:02 WIB

JAKARTA: Pencarian siapa sebenarnya sponsor 480 lembar cek pelawat senilai Rp24 miliar yang dibagikan kepada anggota DPR periode 1999-2004 terkait pemengan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom pada saat bersaksi untuk terdakwa Nunun Nurbaeti di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) hari ini mengaku tidak mengetahui siapa yang menjadi sponsor cek pelawat yang dibagikan kepada anggota DPR tersebut. “Saya tidak pernah tahu (sponsor cek pelawat). Saya tidak pernah bilang disponsori sesorang,” ujar Miranda. Miranda mengaku dia tidak pernah menjanjikan apapun terhadap anggota DPR RI apabila dirinya memenangkan pemilihan dan menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Adanya pembagian cek pelawat baru diketahuinya pada 2008 yaitu melalui media. “Saya tidak pernah menjanjikan dan tidak pernah dijanjikan sesuatu oleh anggota DPR terkait pemenangan saya,” ujarnya, Senin 9 April 2012. Pada kesaksiannya hari ini Miranda mengaku dia memang sempat menghubungi semua fraksi untuk berbicara secara langsung menegenai visi dan misinya apabila diangkat menjadi DGS BI. Namun begitu hanya fraksi TNI Polri dan fraksi PDI-P yang  berkenan bertemu dengan Miranda. Miranda menyatakan memang dirinya  yang berinisiatif melakukan pertemuan dengan Fraksi PDIP di Hotel Dharmawangsa dan Fraksi TNI/Polri di DPR sebelum pelaksanaan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) pemilihan DGS BI 2004. Ia ingin ingin memastikan kepada anggota DPR  supaya  tidak menanyakan masalah pribadi saat pelaksanaan fit and proper test tersebut. Selain itu tujuannya adalah ingin mengetahui aspirasi mereka terhadapnya.                                     “Saya ingin tahu apakah yang mereka harapkan dari  BI. Yang kedua, saya berkepentingan untuk mengenal mereka apabila saya terpilih. Yang ketiga saya menyampaikan secara tegas apabila ditanya masalah keluarga," kata Miranda. (ra)  

 

BACA JUGA

Bandara Kuala Namu disiapkan jadi hub internasional

    

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top