PENEMBAKAN PESAWAT: Polisi duga pelakunya kelompok sipil

JAKARTA: Kepolisian Negara Republik Indonesia menduga pelaku penembakan pesawat twin otter Trigana Air di Papua Minggu pagi adalah kelompok sipil bersenjata.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 09 April 2012  |  04:14 WIB

JAKARTA: Kepolisian Negara Republik Indonesia menduga pelaku penembakan pesawat twin otter Trigana Air di Papua Minggu pagi adalah kelompok sipil bersenjata.

 

"Saat ini masih dilakukan penyelidikan, dugaannya kelompok sipil bersenjata yang melakukan," kata Kabag Penerangan Umum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar, Minggu malam 8 April 2012.

 

Kapolres Puncak Jaya AKBP Alek Korwa mengatakan aparat keamanan menghadapi kendala medan dalam mengejar para pelaku karena mereka bersembunyi di gunung-gunung di sekitar lapangan terbang Mulia.

 

“Namun kami masih terus melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata itu,” kata Alek Korwa yang menambahkan bahwa pihaknya sempat beberapa kali terlibat kontak sejata dengan kelompok tersebut.

 

Pesawat Twin Otter milik Trigana Air dengan kode lambung PK-YRF itu ditembak sesaat hendak mendarat di Bandara Mulia.

 

Pilot Bebi Astek dan Co-pilot Willy Resubun Minggu siang sekitar pukul 14.00 WIT dievakuasi ke Jayapura Provinsi Papua menggunakan pesawat twin otter lain milik Trigana.

 

Pilot Beby Astek terkena tembakan di bagian kaki, sedangkan co-pilot Resubun terkena serpihan di bagian tangan.

 

Seorang dari lima penumpang, Latoge Kogoya, yang juga seorang wartawan media lokal tewas dalam insiden itu. (Antara/Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top