KOALISI PARPOL: SBY tak harus beri pernyataan langsung soal PKS

JAKARTA: Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak harus menyatakan pandangannya secara terbuka dan resmi atas posisi Partai Keadilan Sejahtera dalam koalisi.Julian mengatakan Presiden telah mendengarkan
Martin-nonaktif | 09 April 2012 14:40 WIB

JAKARTA: Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak harus menyatakan pandangannya secara terbuka dan resmi atas posisi Partai Keadilan Sejahtera dalam koalisi.Julian mengatakan Presiden telah mendengarkan adanya pandangan jika SBY tidak perlu memberikan pernyataan secara langsung terhadap posisi partai politik koalisi di pemerintah.“Presiden tidak  harus melakukan untuk menyatakan pandangan secara terbuka dan resmi. Tidak [ada] keharusan Presiden melakukan itu,” kata Julian menjawab pertanyaan wartawan di Istana Presiden hari ini.Sementara soal perombakan menteri di kabinet, Julian mengatakan bahwa terkait reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden.Terkait  SBY yang tidak harus memberikan pernyataan langsung soal PKS, Julian mengatakan tidak akan menggantung posisi PKS dalam koalisi dengan pemerintah pimpinan Presiden Yudhoyono dan Wapres Boediono.“Tidak menggantung. Kami kira telah dijelaskan semuanya. Bahwa ada pandangan Presiden tidak perlu memberikan pernyataan secara langsung terhadap posisi partai politik koalisi di pemerintah.  Tentu Presiden mendengar rekomendasi seperti itu,” kata Julian.Namun, ujarnya, yang perlu digarisbawahi dalam butir kelima kontrak koalisi Kesepakan Partai Partai Politik dalam Koalisi dengan Presiden RI tentang Code of Conduct (Tata Etika) dan Efektivitas Pemerintahan SBY -Boediono 2009-2014.Dalam butir 5 kontrak koalisi  dijelaskan apabila tidak ditemukan solusi yang disepakati bersama, maka parpol peserta koalisi yang bersangkutan dapat mengundurkan diri dari koalisi. manakala parpol yang bersangkutan tidak mengundurkan diri pada hakekatnya kebersamaannya dalam koalisi partai telah berakhir.“Baca di butir kelima, bila memang tidak ada kebersamaan, berarti partai bersangkutan dapat mengundurkan diri,” katanya.Terkait dengan  sikap Presiden Yudhoyono dengan menteri asal PKS dalam kabinet, Julian mengatakan secara personal tidak ada masalah.Presiden Yudhoyono, tambahnya, menginstruksikan para menteri dan seluruh jajaran pemerintahan sampai ke daerah bekerja secara profesional."[Sikap SBY terhadap menteri dari PKS]secara personal tidak [ada perubahan]. Secara etika di dalam partai politi koalisi itu  yang sekarang dipertanyakan, tapi  saya tidak dalam kapasitas untuk berbicara soal itu," katanya. (faa)

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top