LIPPO INSURANCE bukukan laba bersih Rp42 miliar

JAKARTA: PT Lippo General Insurance Tbk (Lippo Insurance), emiten yang bergerak di bidang asuransi umum/kerugian, membukukan laba bersih setelah pajak Rp42,01 miliar pada 2011, turun dari laba bersih tahun sebelumnya Rp54 miliar.Direktur Lippo Insurance
Aurelia Nelly
Aurelia Nelly - Bisnis.com 06 April 2012  |  20:34 WIB

JAKARTA: PT Lippo General Insurance Tbk (Lippo Insurance), emiten yang bergerak di bidang asuransi umum/kerugian, membukukan laba bersih setelah pajak Rp42,01 miliar pada 2011, turun dari laba bersih tahun sebelumnya Rp54 miliar.Direktur Lippo Insurance Johannes M. Agus mengatakan terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan pencatatan laba tahun ini dan tahun lalu berbeda.Dia menuturkan sistem laporan keuangan perusahaan pada tahun lalu sudah mulai mengacu kepada International Financial Reporting System (IFRS). Hal itu terefleksi pada laporan keuangan tahunan yang dilaporkan pada 2012."Ada perubahan pencatatan. Harga pasar yang kami pegang dibandingkan harga pasar 2010 lebih rendah. Seperti kita tahu, ada penurunan harga saham kan pada 2011 dibandingkan 2010," jelasnya, Kamis, 5 April 2012.Hal itu, lanjutnya, mempengaruhi pencatatan pada pembukuan Lippo Insurance."Perlu diperhatikan kami tidak melakukan trading. Saham yang kami pegang kami diamkan saja. Jadinya, ketika harga saham naik lagi seperti pada Februari 2012, pencatatan pun bisa naik lagi," ujar Direktur Utama Lippo Insurance Agus Benjamin.  Pada tahun lalu, perseroan membukukan hasil pengelolaan premi atau hasil underwriting Rp52 miliar, melonjak 162% dari hasil underwriting pada 2010 yang mencapai Rp19,86 miliar.Agus menuturkan hasil tersebut diperoleh dari pertumbuhan premi netto 36% dari Rp225 miliar pada 2010 menjadi Rp304 miliar pada 2011 dan program pengelolaan risiko yang terarah.Adapun perolehan premi bruto perusahaan pada 2011 mencapai Rp411 miliar, tumbuh dari Rp319 miliar pada 2010. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top