KERUKUNAN BERAGAMA: Pecalang & pengurus masjid amankan Perayaan Paskah

DENPASAR: Suasana kerukunan beragama yang kental begitu terasa di kawasan Puja Mandala, Nusa Dua Bali. Dalam rangkaian Perayaan Paskah di Gereja Paroki Maria Bunda Segala Bangsa di kompleks itu, petugas keamanan desa adat (pecalang) bersama pengurus
News Editor | 05 April 2012 07:50 WIB

DENPASAR: Suasana kerukunan beragama yang kental begitu terasa di kawasan Puja Mandala, Nusa Dua Bali. Dalam rangkaian Perayaan Paskah di Gereja Paroki Maria Bunda Segala Bangsa di kompleks itu, petugas keamanan desa adat (pecalang) bersama pengurus masjid turun tangan mengamankan.

 

“Seperti biasanya, kami selalu dibantu oleh para pecalang dan pengurus masjid saat Perayaan Paskah,” kata Alexander Seni Kelen, Sekretaris Gereja Paroki Maria Bunda Segala Bangsa.

 

Empat pecalang dari Desa Adat Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, mengamankan jalannya misa perayaan Paskah dari luar areal gereja mulai hari ini hingga Minggu.

 

Para pecalang itu dibantu pengurus Masjid Ibnu Batutah yang bersebelahan dengan gereja katolik tersebut. “Kalau Jumatan, tenaga sekuriti kami juga membantu mengatur kendaraan para jamaah di masjid,” tuturnya.

 

Di Kawasan Puja Mandala, pemerintah membangun kompleks rumah ibadah lima agama yakni Islam, Katolik, Kristen, Hindu, dan Budha. Kawasan itu memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan, baik mancanegara maupun domestik. Hampir setiap saat ruas Jalan Kuru Setra-Jalan Siligita macet, apalagi jika ada ritual atau peringatan keagamaan.

 

Alex menambahkan bahwa rangkaian perayaan misa dimulai pada ritual Minggu 1 April, dilanjutkan dengan misa Kamis Putih hari ini dan Jumat Agung esok. (antara/yus)

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : David Eka Issetiabudi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top