CHINA serukan perdamaian Asia Pasifik

BEIJING: China Kamis menyerukan perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik, setelah kontingen pertama Marinir Amerika Serikat digelar di Australia mulai bekerja.Sejumlah 200 personil Marinir AS adalah bagian dari kerja sama pertahanan yang meningkat
News Editor | 05 April 2012 22:52 WIB

BEIJING: China Kamis menyerukan perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik, setelah kontingen pertama Marinir Amerika Serikat digelar di Australia mulai bekerja.Sejumlah 200 personil Marinir AS adalah bagian dari kerja sama pertahanan yang meningkat yang digariskan dalam kunjugan Presiden AS Barack Obama November ke Australia dan penggelaran mereka dianggap satu usaha untuk mengimbangi kemampuan militer China yang terus meningkat di Asia-Pasifik.Pengumuman itu menimbulkan kegusaran di China, dengan kementerian pertahanan mengeritik itu sebagai bukti satu mental Perang Dingin dan media pemerintah menuduh Obama menggunakan ambisi-ambisi diplomatiknya di Asia untuk mengalihkan perhatian dari kesengsaraan ekonomi AS.Tetapi dalam satu taklimat media Kamis, juru biciara kementerian luar negeri Hong Lei tidak mengeritik penggelaran pasukan AS itu."Kebijakan-kebijakan regional dan pengaruh mempengaruhi antara negara-negara yang berbeda di kawasan ini haruslah kondusif bagi perdamaian stabilitas dan pembangunan Asia-Pasifik," katanya.Pasukan AS itu akan ditempatkan di Australia selama 6 bulan berdasarkan rotasi, dan jumahnya akan meningkat menjadi sekiar 2.500 personil pada tahun 2016-2017.Tindakan AS akibat khawatir dengan sikap China yang semakin agresif di Asia Pasitik menyangkut sengketa-sengkeata wilayah perairan.Penggelaran itu telah meningkatkan jaminan keamanan pada sejumlah negara Asia, yang melihat itu sebagai satu penyataan bahwa AS berniat untuk membantu sekutu-sekutunya dan kepentingannya di kawasan itu.Tetapi Chna menyataan pihaknya menganut kebijakan pembangunan perdamaian dengan semua negara. (Antara/AFP/arh)

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top