KINERJA MULTIFINANCE: Pendapatan Indomobil Finance bisa Rp999 miliar

JAKARTA: PT Indomobil Finance Indonesia, multifinance anak usaha PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, diprediksi menghasilkan pendapatan sebesar Rp931,5 miliar dan Rp999 miliar tahun ini.Hal itu merupakan prediksi yang berasal dari riset terpisah yang
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 05 April 2012  |  16:25 WIB

JAKARTA: PT Indomobil Finance Indonesia, multifinance anak usaha PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, diprediksi menghasilkan pendapatan sebesar Rp931,5 miliar dan Rp999 miliar tahun ini.Hal itu merupakan prediksi yang berasal dari riset terpisah yang masing-masing diterbitkan PT CIMB Securities Indonesia dan PT Indo Premier Securities hari ini, 5 April 2012.Keduanya merupakan penjamin pelaksana emisi obligasi berkelanjutan Indomobil Finance I tahap I/2012, bersama dengan tiga sekuritas lain.Ketiganya adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Kresna Graha Sekurindo Tbk, dan PT NISP Sekuritas. PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai wali amat efek utang tersebut.Dalam riset tersebut, CIMB Securities memprediksi laba bersih perseroan mencapai Rp70,2 miliar pada akhir tahun ini, sedangkan aset perusahaan diprediksi mencapai Rp5,22 triliun.Rasio utang terhadap aset Indomobil Finance diprediksi 0,8 kali dan marjin laba bersih 8,4%.Di sisi lain, Indo Premier memprediksi laba bersih Indomobil Finance mencapai Rp70,25 miliar pada akhir tahun ini, sedangkan aset perusahaan diprediksi mencapai Rp5,22 triliun.Indo Premier juga memperkirakan rasio utang terhadap aset Indomobil Finance sebesar 0,59 kali dan marjin laba bersih 7,03%.Indomobil Finance menyatakan niat menawarkan obligasi berkelanjutan tahap pertama itu sebesar Rp750 miliar dalam lima tranche. Penerbitan total obligasi berkelanjutan perusahaan ditetapkan sebesar Rp2 triliun dalam 2 tahun.Namun, dalam paparan publiknya, perusahaan menawarkan obligasi perseroan dalam tiga tranches saja. Kupon obligasi berkelanjutan tahap I perseroan yang terpendek di level 6,5%--7,15%.Kupon tersebut ditawarkan untuk obligasi tranche A yang bertenor 1 tahun. Tranche B tenornya [yang ditawarkan] 3 tahun 7,5%--8,4%, dan tranche C tenornya 4 tahun 7,75%--8,65%. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top