TRANSAKSI MOBILE: Secara global diprediksi tumbuh 97%

JAKARTA: Transaksi pembayaran mobile global diprediksi tumbuh 97% per tahun selama 3 tahun ke depan. Pada 2015 diprediksi mencapai nilai US$945 miliar.Menurut laporan lembaga penelitian KPMG, pertumbuhan didorong oleh permintaan konsumer akan perangkat
News Editor | 05 April 2012 11:48 WIB

JAKARTA: Transaksi pembayaran mobile global diprediksi tumbuh 97% per tahun selama 3 tahun ke depan. Pada 2015 diprediksi mencapai nilai US$945 miliar.Menurut laporan lembaga penelitian KPMG, pertumbuhan didorong oleh permintaan konsumer akan perangkat berteknologi near field, tablet dan ponsel pintar yang dapat berinteraksi dengan pemindai penjualan, dan transfer dana segera.Kondisi ini juga akan didorong keinginan yang tumbuh dari konsumer untuk berbelanja di lingkungan yang selalu hidup, cepat, dan mudah diakses.David Hodgkinson, manajer senior di tim konsultasi pelanggan dan saluran KPMG mengatakan pertumbuhan di pasar pembayaran mobile akan didorong oleh kebutuhan pelanggan yang semakin meningkat terhadap kenyamanan dan pengembangan aplikasi baru yang memungkinkan perdagangan berada di telapak tangan kita.“Saat ini SMS premium mendominasi pembayaran mobile, tapi di masa mendatang layanan berbasis non-kontak dan awan akan mendominasi. Diprediksi pangsa pasar untuk non-kontak sekitar 37% pada 2015,” katanya seperti dikutip dari cellular-news.com, Kamis 5 April 2012.Penerimaan perdagangan mobile sebagai alternatif pembayaran tunai atau kartu kredit berutang banyak karena pasar ponsel pintar meluas.Menurut laporan KPMG, pengiriman ponsel pintar menyumbang 29% dari seluruh penjualan ponsel pada 2011, hampir dua kali lipat angka yang terjual pada 2009 sebesar 15%.Data menunjukkan 21% dari pengecer sudah melihat kemampuan pembayaran mobile cukup penting menjadi kegiatan utama atau setidaknya memungkinkan. Hanya 2% melihat pembayaran mobile tidak penting, percaya tidak akan memiliki pengaruh pada organisasi mereka. (cellular-news.com/c02/ra)

 

BACA JUGA: 

Android dan iOS berbagi pangsa

 

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top