NARKOBA DI PENJARA: Hilangkan sinyal handphone di penjara

JAKARTA: Upaya mengatasi peredaran narkoba yang banyak diatur dari penjara bisa dilakukan dengan meminta operator seluler menciptakan area blank spot di penjara.Pengamat Hukum Pradjoto menilai upaya inspeksi mendadak yang dilakukan oleh Kementerian Hukum
News Editor
News Editor - Bisnis.com 05 April 2012  |  11:13 WIB

JAKARTA: Upaya mengatasi peredaran narkoba yang banyak diatur dari penjara bisa dilakukan dengan meminta operator seluler menciptakan area blank spot di penjara.Pengamat Hukum Pradjoto menilai upaya inspeksi mendadak yang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM ke penjara pasti akan menemukan masalah."Terlepas dari masalah tamparan ke sipir yang katanya dilakukan oleh Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana, harus diakui ada masalah mendasar di penjara. Hal ini berujung terhadap munculnya pelanggaran hukum karena yang dikompensasi dengan materi," ujarnya kepada Bisnis, Rabu malam 5 April 2012.Menurutnya, Kementerian Hukum dan HAM bisa menempuh sejumlah langkah secara sistematis untuk mengatasi sejumlah masalah di penjara.Pertama, lanjutnya, meminta semua operator seluler menciptakan area blank spot di penjara sehingga komunikasi untuk mengatur peredaran narkoba bisa dihilangkan.Kedua, memperbaiki kesejahteraan pegawai lembaga pemasyarakatan untuk mencegah tindakan kolusi maupun korupsi.Ketiga, menambah kapasitas penjara supaya narapidana tidak perlu membayar untuk mendapatkan fasilitas lebih di penjara."Lakukan penanganan masalah di penjara secara tersistematis dalam sebuah sistem yang kuat. Kalau ada pegawai Kementerian Hukum dan HAM  tidak mampu berada dalam sistem, keluarkan saja."Sejumlah kasus narkoba terungkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun kepolisian ternyata dikendalikan dari balik penjara.Bahkan pada 7 April 2011, petugas Polres Metro Tangerang Kota sempat menangkap seorang sipir bersama dua terpidana kasus narkoba dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Pemuda Tangerang.Dalam inspeksi mendadak yang digelar BNN dan Denny Indrayana juga terungkap seorang petugas LP Pekanbaru yang bernama Kasman karena terlibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : M. Munir Haikal

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top