KORUPSI PROYEK PON: KPK periksa maraton 7 anggota DPRD Riau

PEKANBARU: KPK memeriksa tujuh anggota DPRD Riau dan beberapa kontraktor secara maraton setelah tertangkap tangan bertransaksi keuntungan atas proyek pembangunan fasilitas penunjang penyelenggaraan PON ke XVIII di gedung DPRD Riau.
News Editor | 04 April 2012 07:40 WIB

PEKANBARU: KPK memeriksa tujuh anggota DPRD Riau dan beberapa kontraktor secara maraton setelah tertangkap tangan bertransaksi keuntungan atas proyek pembangunan fasilitas penunjang penyelenggaraan PON ke XVIII di gedung DPRD Riau.

 

Para wartawan media cetak dan elektronik meliput semalam suntuk proses pemeriksaan oleh beberapa penyidik KPK di Markas Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau sejak malam hari hingga subuh dinihari ini.

 

Salah seorang anggota DPRD dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ramli Masnur sebelumnya sekitar pukul 01.20 WIB telah lebih dulu meninggalkan ruang pemeriksaan setelah menjalani pemeriksaan terkait proyek pembangunan fasilitas lapangan tembak.

 

Ramli mengakui dirinya hanya diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan gratifikasi yang dituding oleh KPK. “Saya sama sekali tidak tahu-menahu soal adanya dugaan gratifikasi itu,” katanya.

 

Sampai pukul 04.00 WIB dini hari, atau sekitar sembilan jam proses pemeriksaan, sebanyak enam wakil rakyat lainnya dan empat rekanan pemerintah daerah masih dalam pemeriksaan tim penyidik KPK.

 

Sementara puluhan wartawan terus menunggu hasil pemeriksaan tersebut dengan bertiduran di teras Markas Ditreskrimsus Polda Riau. (antara/yus)

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : David Eka Issetiabudi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top