INDUSTRI OTOMOTIF: Peugeot tertarik garap mobil ramah lingkungan

 
Choirul Anam | 04 April 2012 19:34 WIB

 

 

JAKARTA: Prinsipal otomotif yang berbasis di Prancis PSA Peugeot Citroen diketahui tertarik untuk ikut menggarap mobil ramah lingkungan (low cost and green car) yang akan digulirkan pemerintah RI pada tahun ini.

 

Asean Regional Sales Manager Peugeot Dwi Putra mengatakan saat ini rencana untuk mengikuti program mobil ramah lingkungan tersebut sedang dibahas oleh prinsipal untuk menentukan model apa yang paling tepat untuk diikutsertakan.

 

“Saat ini prinsipal masih menunggu keluarnya kebijakan pemerintah tersebut,” ujarnya disela-sela peluncuran New Peugeot 308, Rabu, 4 Maret 2012.

 

Diakuinya untuk memanfaatkan skema low cost and green car dibutuhkan banyak persyaratan.

 

Oleh karena itu, tahap pertama yang akan dilakukan Peugeot adalah menyiapkan fasilitas perakitan di Indonesia berikut lokalisasi suku cadang.

 

Sebelumnya Peugeot telah merencanakan untuk memulai kembali perakitan kendaraannya di Indonesia pada tahun ini. Namun, rencana itu belakangan tertunda karena masih dibutuhkan persiapan yang lebih matang.

 

Menurut Chief PT Astra International Tbk – Peugeot C. Herlijoso, sampai saat ini masih belum dapat dipastikan kapan rencana perakitan sebagian kendaraan Peugeot di Indonesia akan dimulai.

 

Kemarin, pabrikan mobil asal tersebut merilis varian terbaru dari kendaraan hatchback 308 ke pasar Indonesia.

 

Kendaraan kompak tersebut masih diimpor langsung dari Prancis dalam bentuk CBU dan dijual dengan harga Rp360 juta per unit (off the road Jakarta).

 

Herlijoso mengatakan dengan harga tersebut, New Peugeot 308 diposisikan berkompetisi pada segmen medium hatchback.

 

“Target pasar dari New Peugeot 308 terutama adalah eksekutif muda dan entrepreneur muda,” ujarnya.(msb)

 

Sumber : Tri Dirgantara Pamenan

Tag :
Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top