KASUS WISMA ATLET: Biasa...Noerdin ngaku gak tahu soal fee

JAKARTA: Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengaku tidak tahu menahu mengenai komitmen fee 2,5 % yang diduga berasal dari korupsi pembangunan wisma atlet Sea Games.Alex Noerdin yang hari ini, Rabu 4 April 2012, mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi
Giras Pasopati
Giras Pasopati - Bisnis.com 04 April 2012  |  11:56 WIB

JAKARTA: Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengaku tidak tahu menahu mengenai komitmen fee 2,5 % yang diduga berasal dari korupsi pembangunan wisma atlet Sea Games.Alex Noerdin yang hari ini, Rabu 4 April 2012, mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk diperiksa sebagai saksi pada pengembangan kasus wisma atlet menyatakan sejak dulu memang tidak ada fee 2,5% dari total nilai proyek Rp191,6 miliar yang mampir kepada dirinya."Oh tidak itukan sudah dijelaskan dari dulu, tidak ada," ujarnya yang mendatangi kantor KPK dengam mengenakan batik cokelat ditemani oleh ajudannya.Dia juga berdalih kedatangan dirinya kesini bukan untuk menjalani pemeriksaan melainkan hanya menambah keterangan saja. Alex memang sempat diperiksa beberapa dua pekan lalu oleh lembaga anti korupsi tersebut. "Oh bukan diperiksa, hanya nambahin keterangan," tegasnya.Dia menyatakan selaku gubernur beserta jajarannya siap memberikan informasi yang dibutuhkan karena pemerintah provinsi bertanggung jawab penuh melaksanakan dan menyelenggarakan Sea Games dan pembangunan wisma atlet."Kami akan membantu sepenuhnya KPK, apapun yang dibutuhkan informasi agar ini segera diselesaikan," paparnya.Pria yang juga mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI ini menambahkan bahwa pemeriksaan Ini tidak ada kaitannya dengan pencalonannya tersebut.Pihak KPK membenarkan, Alex hari ini diperiksa untuk penyelidikan pembangunan wisma atlet. "Dia dimintai keterangan untuk itu," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha.KPK memang tengah intensif dalam penyelidikan kasus ini agar dapat segera dinaikkan ke level penyidikan. Kemarin, KPK memeriksa mantan direktur marketing PT DGI El Idris. (ra)

 

BACA JUGA

KPK perika 7 anggota DPRD Riau

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top