STOK BERAS: Bulog Timika seret pasokan

TIMIKA: Persediaan beras di Gudang Bulog Timika, Papua saat ini sudah habis, kata Kepala Kantor Seksi Logistik Timika Ibrahim Waroi."Stok beras bulog sudah habis sejak hari Senin (2/4). Namun saat ini sudah ada kapal yang masuk ke Pelabuhan Paumako
News Editor
News Editor - Bisnis.com 03 April 2012  |  23:51 WIB

TIMIKA: Persediaan beras di Gudang Bulog Timika, Papua saat ini sudah habis, kata Kepala Kantor Seksi Logistik Timika Ibrahim Waroi."Stok beras bulog sudah habis sejak hari Senin (2/4). Namun saat ini sudah ada kapal yang masuk ke Pelabuhan Paumako Timika membawa 250 ton beras bulog impor dari Vietnam kemasan karung 50 kilogram," katanya kepada ANTARA di Timika, Selasa.Selain itu, Kapal Pulau Layang juga sedang berlayar dari Surabaya menuju Pelabuhan Paumako Timika membawa 750 ton beras impor dari Vietnam."Kalau beras bulog kiriman dari Surabaya sudah tiba di Timika maka stok yang nanti tersedia sebanyak 1.000 ton untuk kebutuhan 1,5 bulan ke depan," kata Ibrahim.Ia mengatakan kebutuhan beras bulog di Timika setiap bulannya mencapai 650 ton. Beras sebanyak itu untuk kebutuhan jatah PNS, anggota TNI dan Polri sekitar 250 ton dan jatah beras untuk masyarakat miskin (raskin) lebih dari 400 ton.Selain melayani jatah raskin Kabupaten Mimika yakni sebanyak 406 ton per bulan, Kantor Seksi Logistik Timika juga melayani pengiriman raskin ke Kabupaten Puncak sebanyak 22,950 ton per bulan.Menurut Ibrahim, kehabisan stok beras bulog di Timika lantaran keterlambatan pengiriman dari Surabaya. Selain itu, akhir-akhir ini kondisi cuaca di perairan kawasan timur Indonesia terutama di Laut Arafura tidak bersahabat sehingga mengganggu distribusi beras bulog dari luar daerah.Bangun gudang Untuk mendukung ketersediaan stok beras bulog di Timika, saat ini sedang dibangun gudang baru di Kantor Seksi Logistik Timika. Gudang bulog berkapasitas 1.250 ton itu ditargetkan akan selesai dibangun bulan Mei.Saat ini Kantor Seksi Logistik Timika baru memiliki satu gudang bulog dengan kapasitas 1.000 ton.Ibrahim berharap ke depan tidak terjadi lagi kasus kehabisan stok beras bulog di Timika karena gudang yang tersedia mampu menampung beras dalam jumlah lebih dari 2.000 ton untuk kebutuhan selama lebih dari tiga bulan.Pembangunan gudang bulog baru di Timika itu merupakan realisasi dari kunjungan kerja Komisi IV DPR RI yang dipimpin Anton Sihombing ke Timika bersama jajaran Direksi Perum Bulog 2009. (Antara/arh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top