KTT ASEAN: Rencana peluncuran roket Korut dibahas

PHNOM PENH: Rencana peluncuran roket oleh Korea Utara akan menjadi salah satu materi yang di bahas oleh para pemimpin negara Asia Tenggara yang akan melakukan pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi Asean ke-20 di Phonm Penh, hari ini, Selasa 3 April 2012.Asean
Aprilian Hermawan
Aprilian Hermawan - Bisnis.com 03 April 2012  |  10:58 WIB

PHNOM PENH: Rencana peluncuran roket oleh Korea Utara akan menjadi salah satu materi yang di bahas oleh para pemimpin negara Asia Tenggara yang akan melakukan pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi Asean ke-20 di Phonm Penh, hari ini, Selasa 3 April 2012.Asean akan mengajukan protes mengenai rencana peluncuran roket untuk menempatkan sebuah satelit oleh Korea Utara pada pertengahan April mendatang. Peluncuran roket tersebut dikahawatirkaan akan meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea yang akan mempengaruhi kawasan Asia Tenggara.“Masalah Semenanjung Korea dibahas secara cukup rinci oleh para menlu Asean. Hal ini juga akan menjadi pembahasan para pemimpin Asean dalam KTT hari ini,” ujar Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dalam konferensi pers sebelum pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Asean ke-20 di Phnom Penh, Kamboja, Selasa 3 April 2012.Marty mengatakan Asean menyatakan keprihatinan mengenai rencana peluncuran roket tersebut karena akan menganggu kondisi keamanan di kawasan sekitarnya.

Asean juga mengajukan protes kepada Korea Utara agar mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang Pyongyang meluncurkan sebuah roketMasalah lain yang akan dibahas terkait isu kawasan adalah penciptaan Asia Tenggara bebas nuklir.

Selama 10 tahun terakhir, isu ini tidak pernah di bahas, namun mulai menjadi perhatian serius sejak Indonesia menjadi Ketua Asean pada 2011.Masalah lain yang akan menjadi perhatian adalah mengenai konflik laut China Selatan. Di bawah kepemimpinan Indonesia, dinamika laut China Selatan sudah berubah dan mulai mengalami kemajuan. Masalah laut China Selatan,  selalu menjadi perhatian internasional yang ditandai saling tidak percaya dan saling menuduh.“Dulu China tidak mau terlibat jika ada pembahasan mengenai laut China selatan. Namun, sekarang Asean akan memperkuat posisi dulu sebelum berunding dengan China,” kata Marty. (ra)

 

BACA JUGA

Asean akan nego ulang ACFTA

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top