Rumah Rp80 juta ke bawah di Medan laku keras

MEDAN: Realestat Indonesia (REI) Sumut mengakui rumah seharga Rp80 juta ke bawah di Medan sekitarnya laris bak kacang goreng, sehingga 200 anggota REI Sumut berebut membangun rumah tersebut.Ketua DPD REI Sumut Tomi Wistan membenarkan saat ini harga rumah
Andi Suhendri Rambe
Andi Suhendri Rambe - Bisnis.com 09 Desember 2011  |  21:54 WIB

MEDAN: Realestat Indonesia (REI) Sumut mengakui rumah seharga Rp80 juta ke bawah di Medan sekitarnya laris bak kacang goreng, sehingga 200 anggota REI Sumut berebut membangun rumah tersebut.Ketua DPD REI Sumut Tomi Wistan membenarkan saat ini harga rumah di bawah Rp100 juta di Medan laris seperti pisang goreng, namun terbentur soal lokasi yang sulit didapatkan untuk membangun rumah yang diinginkan masyarakat."Berapa unit saja dibangun para pengembang [anggota REI dan non REI) semua habis dibeli para pegawai berpengasilan Rp5 juta ke bawah per bulan," ujarnya kepada Bisnis di Medan, Jumat 9 Desember 2011.Menurut dia, dari 200 anggota REI Sumut yang aktif saat ini membangun hampir semua menggarap tipe rumah seharga Rp100 juta ke bawah. Memang, jelasnya, ada juga yang membangun rumah di atas Rp100 juta sampai Rp300 juta per unit. "Semua masih diserap pasar," tuturnya.Dia memaparkan saat ini kebutuhan rumah seharga Rp100 juta ke bawah di Sumut mencapai 100.000 unit."Belum seluruhnya kebutuhan tersebut dapat dipenuhi karena terkendala soal pembebasan lahan yang masih berstatus HGU [Hak Guna Usaha] PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa. Pengembangan rumah tipe murah tersebut mengarah ke sekitar Bandara Kuala Namu, Kabupaten Deli Serdang," tuturnya.Sementara itu, Presdir PT Cendana Asri Dody Thahier membenarkan para pengembang di Sumut berlomba membangun rumah seharga Rp300 juta ke bawah. "Pangsa pasarnya mencapai 75 persen. Sedangkan rumah mewah hanya 25 persen," tuturnya.Perbankan pun, kata dia, sangat senang membiayai kredit kepemilikan rumah (KPR) seharga Rp300 ke bawah karena bisa potong gaji dari para pegawai swasta, BUMN, dan PNS.Dia menilai pembangunan rumah seharga Rp300 juta ke bawah di Medan bakal tetap menguat karena masih banyak pegawai yang belum memiliki rumah sendiri. "Persoalannya, para pengembang sulit mendapatkan lokasi sesuai dengan keinginan masyarakat yaitu dekat ke kota Medan."Kalau membangun rumah seharga Rp300 juta ke bawah di kota Medan, tuturnya, rasanya sudah sulit karena lokasinya tidak ada. Kalaupun ada, lanjut dia, lokasi berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang, Sumut atau berada di Kabupaten Deli Serdang. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top