RI-Malaysia kerja sama teknologi e-KTP

JAKARTA: Indonesia dan Malaysia bekerja sama dalam memanfaatkan smart card pada kartu tanda penduduk elektronik untuk pembuatan e-KTP yang berbasis NIK nasional dan biometrik, bagi 172 juta WNI.Kerja sama perangkat teknologi pelengkap e-KTP ini dilakukan
Adhitya Noviardi
Adhitya Noviardi - Bisnis.com 08 Desember 2011  |  16:30 WIB

JAKARTA: Indonesia dan Malaysia bekerja sama dalam memanfaatkan smart card pada kartu tanda penduduk elektronik untuk pembuatan e-KTP yang berbasis NIK nasional dan biometrik, bagi 172 juta WNI.Kerja sama perangkat teknologi pelengkap e-KTP ini dilakukan BPPT dan Multimedia Development Corporation Sdn Bhd (MDeC). Pembuatan e-KTP bagi warga Indonesia ini diharapkan selesai akhir 2012.  Kepala BPPT Marzan A. Iskandar menuturkan dalam penerapan e-KTP ini, sebagai tahap awal pemanfaatannya dititikberatkan pada aplikasi tunggal untuk otentikasi identitas penduduk.Kartu ini belum dirancang untuk dimanfaatkan secara luas multifungsi untuk aplikasi lain, seperti di rumah sakit, perbankan, dan lainnya, walau sudah didesain untuk fitur e-Certificate dan e-Voting."Mode penggunaan seperti ini yang dipilih untuk fase pertama penerapan e-KTP, setidaknya selama 5 tahun penerapan awal," ujarnya seusai penandatanganan MoU bersama Abdul Halim Ali, Chairman (MDeC), hari ini di Jakarta.Menurut Marzan, dalam mempersiapkan fase berikutnya dari program penerapan e-KTP ini, pemanfaatan smart card secara multifungsi menjadi target penting untuk mengoptimalkan kegunaan dari teknologi tersebut.Nantinya e-KTP ini akan dilengkapi dengan berbagai fitur. Bisa menjadi basis bagi perbaikan pelayanan publik yang selama ini banyak masalah.Berkaitan dengan berbagai kemajuan dalam koordinasi maupun penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Malaysia, katanya, tidak hanya bagi masyarakat luas, tapi juga meliputi peningkatan dan modernisasi layanan kerajaan."Pengalaman Malaysia dalam membangun negaranya sangat menarik untuk menjadi inspirasi dalam merancang pengembangan e-KTP generasi kedua," ungkap Marzan. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top