60% Kasus kelahiran masih ditangani bidan

JAKARTA: Hingga saat ini sebanyak 60% kasus kelahiran di Indonesia masih ditangani oleh bidan. Bidan merupakan sosok kunci dalam membantu peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia, baik melalui upaya preventif dan kuratif."Peran penting bidan
Adhitya Noviardi
Adhitya Noviardi - Bisnis.com 08 Desember 2011  |  13:36 WIB

JAKARTA: Hingga saat ini sebanyak 60% kasus kelahiran di Indonesia masih ditangani oleh bidan. Bidan merupakan sosok kunci dalam membantu peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia, baik melalui upaya preventif dan kuratif."Peran penting bidan dalam edukasi masalah gizi dan kesehatan, masih relevan dan makin dibutuhkan," kata Dokter Kartono Mohamad, mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pusat, yang juga Ketua Dewan Juri Srikandi Award 2011, di Jakarta hari ini.Menurutnya, keberadaan bidan di beberbagai pelosok daerah, membuat mereka memiliki peran khas, dan menjadi sosok kunci dalam membantu kesehatan ibu dan anak.Peran bidan sangat dibutuhkan dalam menangani masalah tingginya angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB). Berdasarkan riset kesehatan dasar 2007, terdapat 228/100.000 AKI dalam kelahiran hidup, dan 31/1.000 bayi meninggal."Hal itu menunjukkan AKI di Indonesia masih tinggi, sementara itu untuk mencapai target MDGs 2015, adalah AKI sebesar 102/100.000 kelahiran hidup dan AKB 23/1.000 kelahiran hidup." ujarnya dalam acara Nutritalk Bidan inspirasional: Potret Pejuang kesehatan bagi ibu dan buah hati, yang diadakan oleh PT Sari Husada.Yeni Fatwati, Corporate Affairs and Legal Director PT Sari Husada, menuturkan Nutritalk kali ini menampilkan topik tentang peran bidan, karena sejalan dengan rangkaian nutritalk sebelumnya, yaitu masalah gizi klinis, gizi dan perkembangan janin, serta persoalan gizi lintas generasi.(api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top