Rel ganda Bandung rampung setahun

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Desember 2011  |  06:05 WIB

 

BANDUNG: Rangkuman berita ekonomi dari media massa yang terbit di Bandung hari ini a.l. Rel ganda di Bandung senilai Rp1,8 triliun mulai dibangun 2012 dan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu mendapatkan bantuan 65.680 unit alat pembasmi hama buah. Berikut rangkuman lengkapnya:
 
REL GANDA BANDUNG: Proyek pembangunan rel ganda kereta api yang menghubungkan Padalarang-Kota Bandung-Cicalengka senilai Rp1,8 triliun ditargetkan mulai direalisasikan pada Februari 2012.
 
Walikota Bandung Dada Rosada mengatakan biaya pembangunan jalur KA double track itu bersumber dari dana hibah Pemerintah Prancis. "Panjangnya sekitar 20 km, pembangunan kira-kira memakan waktu setahun," katanya, kemarin. (BISNIS INDONESIA)
 
ALAT PERTANIAN INDRAMAYU: Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu mendapatkan bantuan 65.680 unit alat pembasmi hama buah dari Kementerian Pertanian RI.
 
Kabid Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu Subandrio mengatakan, alat pembasmi hama buah ini akan diberikan kepada kelompok-kelompok tani yang ada di sejumlah sentra produksi buah mangga di Kabupaten Indramayu.
 
”Alat pembasmi hama segera diserahkan kepada petani mangga di Kecamatan Jatibarang, Indramayu dan Sliyeg,” ungkapnya. Dia menjelaskan, alat pembasmi hama tersebut dinilai cukup efektif untuk mengurangi ancaman hama pada buah mangga.
 
”Efektivitasnya lebih dari dua 20% untuk mengurangi ancaman hama pada buah,” ungkapnya. Selain itu, kualitas buah mangga juga dapat lebih baik jikahamadapatdibasmimelalui alat tersebut. Selain ancaman hama, produksi mangga di Kabupaten Indramayu banyak bergantung pada faktor cuaca.
 
Pasalnya, curah hujan yang cukup tinggi atau kemarau panjang yang terjadi, akan mempengaruhi produksi mangga. ”Produksi mangga dipengaruhi oleh faktor cuaca. Perubahan cuaca yang banyak terjadi dalam dua tahun terakhir cukup mempengaruhi produksi mangga Indramayu,” katanya. (SEPUTAR INDONESIA JABAR)
 
E-KTP CIANJUR: Program e-KTP atau kartu tanda penduduk elektronik di wilayah Cianjur ditargetkan rampung pada 2012, meski proses lelang dari pusat mengalami keterlambatan.
 
Dari 26 kota/kabupaten di Jawa Barat, baru 11 kota/kabupaten yang tengah melaksanakan program e-KTP. Sementara itu, di wilayah Kabupaten Cianjur, ditargetkan rampung Desember 2012. Kasubbag Kependudukan Biro Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Deni Zakaria mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi sehingga semua warga yang cukup usia memiliki identitas.
 
”Program e-KTP ini harus selesai pada akhir 2012, karena berdasarkan Kementerian Dalam Negeri, semua penduduk Indonesia memiliki identitas paling lambat Desember 2012.Salah satu alasannya untuk persiapan pemilu 2014,” kata Deni, kemarin.
 
Untuk wilayah Kabupaten Cianjur, program e-KTP akan dilaksanakan pada 2012.Seharusnya, program tersebut sudah bisa mulai sejak Agustus 2011,namun karena ada kendala keterlambatan dalam lelang di pusat pelaksanaannya mundur, yakni pada awal 2012. (SEPUTAR INDONESIA JABAR)
 
PEMULIHAN GALIAN BANDUNG: Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bandung Barat( KBB) meminta agar lahan eks galian C direklamasi atau pemulihan kembali.
 
Tujuannya untuk menghindari bencana tanah longsor akibat pembiaran lahan seperti peristiwa pada Sabtu (3/12) lalu di Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua. ”Proses reklamasi itu wajib dilakukan di lahan-lahan eks galian yang sudah tidak produktif. Jika tidak, kami akan menegur dan memberikan peringatan kepada pemilik galian tersebut,” ujar Kepala Bidang Pertambangan Umum Dinas Bina Marga dan Pengairan KBB Parwanto kemarin. Menurut dia, proses reklamasi harus sesuai fungsi lahan sebelumnya dan harus aman terhadap wilayah di sekitarnya. Syarat reklamasi biasanya tercantum dalam klausul kontrak yang dipegang oleh para pengusaha tambang. (SEPUTAR INDONESIA JABAR)
 
PERJUANGAN BURUH: Perjuangan 110 buruh PT Micro Garment yang menginap semalam di halaman Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri (PN) Bandung di Jalan Soekarno Hatta,Kota Bandung, tidak sia-sia.
 
Kemarin, Ketua Majelis Hakim DR Syahrul Mahfud menyatakan buruh menang dalam persidangan tersebut. Agenda persidangan saat itu ialah pembacaan putusan terkait kasus PHK terhadap 177 buruh PT Micro Garment. Hakim membacakan empat poin putusan.
 
Pertama, menyatakan gugatan perusahaan batal secara hukum. Kedua,penggugat dalam hal ini PT Micro Garment yang beralamat di Solokan Jeruk,Kabupaten Bandung, harus mempekerjakan kembali buruh di perusahaan. Ketiga, penggugat harus membayar gaji tergugat sejak Mei hingga November 2011. (SEPUTAR INDONESIA JABAR)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Muhammad Sufyan

Editor : Annisa Sulistyo Rini
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top