108 unit kerja Kementan bebas korupsi

JAKARTA: Predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) 2011 Kementerian Pertanian meningkat menjadi 108 unit kerja dibandingkan dengan tahun lalu 92 unit kerja.Inspektorat Jenderal Kementan memberikan predikat wilayah bebas korupsi pada 108 atau 48% unit kerja
Yeni H. Simanjuntak
Yeni H. Simanjuntak - Bisnis.com 07 Desember 2011  |  17:31 WIB

JAKARTA: Predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) 2011 Kementerian Pertanian meningkat menjadi 108 unit kerja dibandingkan dengan tahun lalu 92 unit kerja.Inspektorat Jenderal Kementan memberikan predikat wilayah bebas korupsi pada 108 atau 48% unit kerja dari 225 unit kerja Eselon II dan unit pelaksana teknis (UPT) di kementerian itu.Irjen Kementerian Pertanian Azis Hidayat mengatakan pada tahun ini ada tambahan peningkatan 16 unit WBK di Kementan dibandingkan dengan tahun lalu yang berjumlah 92 unit kerja.“Predikat ini meningkat dari tahun lalu karena ini komitmen kami dan  pembinaan yang dilakukan Inspektorat Jenderal sejak tahun 2009 menunjukkan efektifitasnya,” ujarnya, Rabu 7 Desember.Menurutnya, kendala untuk meraih wilayah bebas korupsi disebabkan tidak dikirim Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seluruh jajaran unit kerja belum menandatangani pakta integritas dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tanpa melalui e-announcement serta standar operasional prosedur (SOP) tidak lengkap.Azis memaparkan berdasarkan hasil evaluasi sistem penilaian internal tahun ini, Inspektorat Jenderal telah mengevaluasi 147 satuan pelaksana dari 178 satlak di Kementerian Pertanian.Berdasarkan evaluasi itu, 71 satlak  atau 48,30% dinyatakan sangat handal,  37 satlak atau 25,17 dinyatakan handal, dan 24 satlak (16,33%) cukup handal, sedangkan sisanya 15 satlak (10,20%) dinyatakan tidak handal.Menurutnya, satlak yang sangat andal antara lain Dirjen Hortikultura, Badan Karantina Pertanian, dan Badan Ketahanan Pangan. Satlak yang terhitung handal antara lain Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura dan Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari.Pembinaan yang dilakukan Kementan untuk komitmen anti korupsi pada 2011, dilakukan di tiga wilayah yaitu wilayah Timur yang dilakukan di Makassar dengan 300 peserta UPT, Wilayah Barat yang dilakukan di Medan dengan kehadiran 300 peserta dan Pusat yang dilakukan di Bogor dengan jumlah peserta sebanyak 550 orang UPT.Azis optimistis kasus rekening liar dimiliki Pegawai Negeri Sipil (PNS) muda tidak terjadi di Kementan. Menurutnya, hal itu tidak terjadi, karena mekanisme pengendalian anggaran di Kementan sudah bagus.Apalagi, sebelum meminta anggaran untuk melaksanakan kegiatan, harus melakukan pertanggungjawaban atau verifikasi kegiatan yang dilakukan sebelumnya.Untuk penyimpangan anggaran di Kementan, Azis mengungkapkan terjadi penurunan, di mana tahun lalu terjadi penyimpangan sebesar 0,13% dari anggaran 2010, sedangkan pada tahun ini hanya terjadi penyimpangan sebesar 0,13% dari anggaran 2011.Menteri Pertanian Suswono menyoroti prestasi tersebut rupanya belum seimbang dengan penilaian KPK, karena KPK mengumumkan hasil survey integritas 2011, Kementan hanya menduduki peringkat delapan.Padahal, menurutnya, pada tahun lalu Kementan berhasil menempati peringkat pertama dalam survei integritas tersebut.  Saat ini, lanjut Suswono, skor integritas yang didapati Kementan hanya 7,45, sedangkan pada tahun lalu 7,63."Artinya menurun 0,18%. Semoga lebih baik lagi pada masa mendatang dengan bercermin pada dua hasil kinerja tersebut." (ea) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top