Sumut kucurkan Rp50 Juta per desa

MEDAN: Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam perayaan Jubileum 150 Tahun Gereja HKBP tentang toleransi umat beragama menjadi berita utama sejumlah koran di Medan hari ini dan isu lain, seperti kebijakan impor. Berikut laporannya:  
Mardianah Noerdjali
Mardianah Noerdjali - Bisnis.com 05 Desember 2011  |  11:02 WIB

MEDAN: Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam perayaan Jubileum 150 Tahun Gereja HKBP tentang toleransi umat beragama menjadi berita utama sejumlah koran di Medan hari ini dan isu lain, seperti kebijakan impor. Berikut laporannya:  

 
150 TAHUN HKBP: Presiden Susilo Bambang Yudhyono meminta masyarakat untuk tidak memaksakan keyakinan atau menggunakan kekerasan dalam kehidupan antarumat beragama.   
 
“Kita tidak boleh memaksa, apalagi melakukan tindakan kekerasan dan anarkis terhadap mereka yang berbeda,” ujar Presiden Yudhoyon pada saat memberikan kata sambutan dalam Perayaan Jubileum 150 Tahun Gereja HKBP, Minggu (4 Desember). (Analisa)  
 
Pukul industri lokal: Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengemukakan tidak boleh ada satu imporpun yang memukul industri Indonesia. Untuk itu pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan dan meningkatkan daya saing industri dalam negeri. 
 
Pemerintah tidak mau kecolongan lagi atas bebas masuknya produk impor hortikultura, seperti cabai, bawang, dan kentang, Pemerintah akan memperketat pengawasan produk impor di pelabuhan atau meningkatkan tariff bea masuk. (Medan Bisnis) 
 
Rp50 Juta per desa: Pelaksana tugas Gubernur Sumatra Utara Gatot Pujo Nugroho bakal mengucurkan bantuan Rp50 juta per desa di Sumut. Bantuan ini akan menyedot APBD Sumut 2012 senilai Rp260 miliar.
 
“Usulan ini dilontarkan anggota Badan Anggaran DPRD Sumut beberapa waktu lalu. Gatot menyambut  positif dan sudah mengumumkan rencana ini pada 16 November,” ujar Wakil Ketua Banggar DPRD Sumut Chaidir Ritonga, Minggu (4 Desember) (Tribun Medan)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top