Presiden SBY ingin kasus korupsi dituntaskan

JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan untuk menuntaskan agenda pencegahan dan pemberantasan korupsi yang belum  terselesaikan untuk menjadikannya sebagai prioritas dalam langkah berikutnya.Presiden Yudhoyono juga mengharapkan
Martin-nonaktif
Martin-nonaktif - Bisnis.com 05 Desember 2011  |  13:54 WIB

JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan untuk menuntaskan agenda pencegahan dan pemberantasan korupsi yang belum  terselesaikan untuk menjadikannya sebagai prioritas dalam langkah berikutnya.Presiden Yudhoyono juga mengharapkan agar KPK, Kejaksaan, kepolisian, Kementerian Hukum dan HAM mengonsolidasikan pekerjaan dan  menggunakan fakta yang ada untuk melakukan langkah lebih tepat ke depannya."Kita harus memotret apa yang telah kita lakukan, baik yang telah kita capai maupun yang belum kita capai sepenuhnya, termasuk pekerjaan rumah untuk menjadi prioritaskan agenda ke depan," kata Presiden Yudhoyono dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, 5 November.Sementara itu, Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana mengatakan Presiden menginginkan adanya uraian pelaksanaan tentang tantangan dan hambatan dari implementasi Inpres  No. 5/2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi dan Inpres No. 9/2011 tentang Rencana Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi tahun 2011.Uraian laporan tersebut akan disampaikan oleh pihak terkait seperti KPK, kepolisian, kejaksaaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Ombudsman RI, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Kemenkeu, Kumham."Akan dilaporkan kepada  beliau [Presiden] semacam uraian pelaksanaan Inpres  No. 5/2004 dan Inpres No. 9/2011 apa tantangan, hambatannya, bagaimana langkah ke depan agar pemberantasan korupsi lebih eferktif," kata Denny dalam jumpa pers seusai dilaksanakannya rapat terbatas di Kantor Presiden. (ea) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top