Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menanti yang baru di Tokyo Motor Show

TOKYO: Bila tak ada aral, Tokyo Motor Show ke-42 akan mulai dibuka besok.  Pada dua hari pertama, TMS 2011 baru bisa diakses oleh kalangan pers. Baru pada Sabtu, 3 Desember, ajang pameran otomotif terbesar di dunia itu  resmi dibuka untuk publik.Bagi
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 29 November 2011  |  15:34 WIB

TOKYO: Bila tak ada aral, Tokyo Motor Show ke-42 akan mulai dibuka besok.  Pada dua hari pertama, TMS 2011 baru bisa diakses oleh kalangan pers. Baru pada Sabtu, 3 Desember, ajang pameran otomotif terbesar di dunia itu  resmi dibuka untuk publik.Bagi Jepang, boleh jadi ajang kali ini merupakan motor show yang sangat penting artinya.Bagaimana tidak, pabrikan otomotif di Negeri Sakura sepanjang tahun ini  dihadapkan pada berbagai ujian. Mulai dari bencana tsunami di Jepang pada Maret silam hingga banjir Thailand yang berlangsung selama lebih dari 3 bulan.Lazimnya, Tokyo Motor Show digelar pada Oktober. Namun, setelah sempat maju mundur, akhirnya TMS jadi juga digelar, tetapi mundur ke Desember.Motor show kali ini juga untuk pertama kalinya kembali ke Tokyo setelah 24 tahun. Tokyo Big Sight yang menjadi venue pameran kali ini luasnya mencapai 34.919 meter persegi.Sebanyak 175 perusahaan dari 11 negara ikut ambil bagian. Jumlah itu meningkat dibandingkan dengan TMS 2009 yang diikuti oleh 129 peserta pameran dari 10 negara dengan luas area 21.823 meter persegi.Raksasa-raksasa otomotif Jepang tampaknya akan tampil total di motor show kali ini. Sebanyak 14 pabrikan dalam negeri Jepang akan memamerkan 15 merek di TMS 2011.  Dari luar negeri, 19 pabrikan akan memajang 22 mereknya.Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA) mengusung tema 'mobility can change the world' dalam auto show kali ini. Agaknya industri otomotif Jepang ingin mengangkat tema bahwa kendaraan bermotor dapat menjadi solusi bagi berbagai aktivitas umat manusia di muka bumi.Di pameran kali ini, isu ramah lingkungan, hemat bahan bakar, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi masih terus digulirkan. Teknologi hibrida, electric vehicle, dan berbagai projek ecocar masih akan terus disempurnakan.Selain Frankfurt, Geneve, dan Detroit, Tokyo Motor Show tentunya masih menjadi barometer industri otomotif global, apalagi untuk Indonesia yang 90% pasarnya dikuasai merek Jepang.Di tengah tekanan krisis ekonomi global, mata dunia tentulah tertuju ke TMS yang menjadi perhelatan otomotif terbesar di penghujung tahun ini.   Seperti apa penyempurnaan teknologi yang ditawarkan raksasa-raksasa otomotif Jepang? Apa yang akan ditawarkan pabrikan Eropa dan Amerika? Varian baru apa saja yang akan dirilis ke pasar?Sejauh ini Mitsubishi sudah mengumumkan akan memajang dua andalannya, yaitu mobil kompak Mirage dan Mitsubishi Concept PX-MiEV II. Pabrikan lainnya tentu tak mau kalah. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top